Ketua Relawan Projo Budi Arie buka suara terkait pertemuan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dan adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo di Solo pada Jumat (7/3) pagi tadi. Budi mengaku keduanya adalah kawan lama, sehingga wajar jika mereka bertemu.
Budi membantah Jokowi dan Hashim bertemu untuk membahas Partai Super Terbuka.
"Enggak lah, Pak Hashim sama pak, biasalah ini kan teman lama mau bertemu, yang pasti buat kebaikan bangsa, negara, dan rakyat," ujar Budi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/2).
Menteri Koperasi ini juga membantah jika keduanya bertemu untuk membahas Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto yang ditahan KPK terkait kasus Harun Masiku.
"Enggak lah, jangan spekulatif. Sudah lah, intinya kita mikirin negara, sekarang kita fokus untuk mikirin rakyat," ujarnya.
Bahas Kemajuan Negara
Budi enggan berbicara panjang lebar mengenai pertemuan tertutup Jokowi dan Hashim itu. Dia hanya menyebut, keduanya membahas hal-hal demi kemajuan negara.
"Yang pasti untuk kemajuan negara. Yang pasti buat kebaikan bangsa negara dan rakyat. Biasalah ini kan teman lama mau bertemu," ucapnya.
"Ya baik-baik saja, semua orang bertemu, berkumpul, berhimpun, ngobrol. Masa dicurigai? Membawa kebaikan untuk bangsa dan negara," sambung Budi Arie.
Sebelumnya, Utusan Khusus Presiden bidang iklim dan energi Hashim Djojohadikusumo mendatangi kediaman Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jumat (7/3). Pertemuan itu berlangsung secara tertutup.