Projo Berusia 12 Tahun, Budi Arie Ajak Anggota Perkuat Dukungan Projo untuk Prabowo dan Program Kerakyatan
Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menyerukan Dukungan Projo untuk Prabowo Subianto, mengajak seluruh anggota mengawal program kerakyatan demi keberlanjutan pembangunan Indonesia.
Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi secara resmi mengajak seluruh anggota organisasi pendukung tersebut untuk memberikan dukungan penuh kepada program-program pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Ajakan ini disampaikan dalam Kongres III Projo yang berlangsung di Jakarta Pusat pada Minggu (02/11).
Budi Arie menekankan pentingnya peran Projo dalam menggerakkan, mendukung, serta memperkuat agar setiap program kerakyatan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat luas. Pernyataan ini menjadi landasan bagi arah gerak organisasi Projo ke depan.
Setelah berakhirnya masa pemerintahan Presiden Jokowi selama 10 tahun pada 2024, Indonesia kini memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Oleh karena itu, Projo dituntut untuk mampu beradaptasi, menyesuaikan diri, dan bertransformasi demi menghadapi berbagai tantangan yang akan muncul.
Mengawal Keberlanjutan Pembangunan Nasional
Budi Arie menegaskan bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran merupakan kelanjutan dari pembangunan yang telah berjalan sebelumnya. Menurutnya, kemenangan dalam Pilpres 2024 menunjukkan keinginan rakyat akan keberlanjutan pembangunan. Oleh karena itu, Projo memiliki tanggung jawab untuk mengawal jalannya pemerintahan ini.
"Pemerintahan Pak Prabowo-Gibran harus kita kawal karena ini pemerintahan lanjutan, pada Pilpres 2024 adalah keberlanjutan yang menang. Rakyat ingin keberlanjutan dalam pembangunan," ujar Budi Arie.
Salah satu resolusi penting yang dicanangkan dalam Kongres III Projo adalah memberikan dukungan dan memperkuat pemerintahan Presiden Prabowo. Resolusi ini mencerminkan komitmen organisasi untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional.
Dukungan Projo untuk Prabowo diharapkan dapat memastikan program-program strategis pemerintah berjalan efektif. Hal ini sejalan dengan visi untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.
Projo: Usia Muda, Semangat Perjuangan Abadi
Projo saat ini telah menginjak usia 12 tahun, sebuah usia yang terbilang muda bagi sebuah organisasi. Namun, Budi Arie menepis anggapan bahwa usia menjadi penentu utama. Ia menekankan bahwa karakter perjuangan dan pengorbanan adalah hal yang lebih esensial.
"Karakter perjuangan, karakter pengorbanan, dan karakter kesetiaan, terutama kepada perjuangan dan nasib rakyat di seluruh Indonesia. Karena kita berharap Indonesia Maju 2045, harus rakyatnya lebih sejahtera," kata Budi Arie.
Karakteristik ini menjadi fondasi bagi Projo dalam menjalankan perannya sebagai organisasi pendukung. Semangat kesetiaan kepada rakyat dan perjuangan untuk kesejahteraan menjadi nilai utama yang dipegang teguh oleh Projo. Ini memperkuat landasan dukungan Projo untuk Prabowo.
Dengan semangat ini, Projo bertekad untuk terus menjadi bagian dari solusi bagi berbagai permasalahan bangsa. Organisasi ini berupaya memastikan bahwa suara dan aspirasi rakyat dapat tersampaikan serta terwujud dalam kebijakan pemerintah.
Hasil Kongres III Projo: Perkuat Organisasi untuk Rakyat
Kongres III Projo yang diselenggarakan pada Sabtu (1/11) dan Minggu (2/11) telah menghasilkan keputusan penting. Budi Arie Setiadi kembali terpilih sebagai Ketua Umum Projo untuk periode 2025–2030.
Dengan terpilihnya kembali Budi Arie, ia berharap hasil kongres ini dapat semakin memperkuat organisasi Projo. Penguatan organisasi ini penting untuk menjaga konsistensi dan efektivitas dalam memberikan dukungan Projo untuk Prabowo.
"Karena kita yakin bahwa selama ada rakyat, di situlah ada tenaga, ada energi, ada harapan dan optimisme. Karena yang dibutuhkan bangsa ini adalah optimisme dan harapan rakyat," ucapnya.
Optimisme dan harapan rakyat menjadi pendorong utama bagi Projo untuk terus bergerak dan berkarya. Organisasi ini percaya bahwa kekuatan sejati ada pada dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat.
Sumber: AntaraNews