IKA SMAN 37 Jakarta Bentuk Divisi UMKM, Perkuat Dukungan Prabowonomics dan Ekonomi Alumni
Ikatan Alumni SMAN 37 Jakarta (IKA SMAN 37) meluncurkan divisi UMKM untuk memberdayakan usaha alumni, sekaligus menegaskan dukungan terhadap kebijakan ekonomi Prabowonomics yang fokus pada stabilitas dan kemandirian ekonomi, membuat pembaca penasaran akan
Ikatan Alumni SMAN 37 Jakarta (IKA SMAN 37) secara resmi membentuk divisi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam struktur organisasinya pada Minggu, 15 Februari 2026. Peluncuran divisi ini dilaksanakan di kawasan Jakarta Selatan, menandai langkah strategis alumni untuk memperkuat sektor ekonomi kerakyatan. Inisiatif ini bertujuan untuk mewadahi serta memperkuat kegiatan usaha para alumni, sekaligus mendorong perputaran ekonomi yang lebih dinamis di lingkungan internal alumni.
Ketua Umum IKA SMAN 37 Jakarta, Komjen Polisi (Purn) Boy Rafli Amar, menegaskan bahwa pembentukan divisi UMKM ini merupakan bentuk dukungan konkret alumni terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan ini, yang dikenal luas sebagai Prabowonomics, menekankan pentingnya stabilitas ekonomi dan kemandirian bangsa. Rafli menilai bahwa penguatan jejaring UMKM alumni memiliki potensi besar untuk memperluas dampak kesejahteraan, tidak hanya bagi anggota organisasi tetapi juga bagi masyarakat luas di Indonesia.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem bisnis yang lebih solid di kalangan alumni, memungkinkan mereka untuk berkontribusi lebih signifikan terhadap perekonomian nasional. Dengan adanya wadah ini, para pelaku UMKM alumni dapat saling berkolaborasi, berbagi pengalaman, dan mengakses peluang pasar yang lebih luas.
Memperkuat Fondasi Ekonomi Melalui Prabowonomics
Komjen Polisi (Purn) Boy Rafli Amar menjelaskan bahwa Prabowonomics adalah tema besar yang memuat sejumlah penekanan penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Konsep ini menitikberatkan pada urgensi menjaga stabilitas ekonomi agar seluruh sektor dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan. Selain itu, kedaulatan dan kemandirian ekonomi menjadi pilar utama yang harus diperjuangkan untuk mencapai kemakmuran bangsa.
Pembentukan divisi UMKM oleh IKA SMAN 37 Jakarta sejalan dengan visi Prabowonomics tersebut, yakni dengan memberdayakan pelaku usaha dari hulu hingga hilir. Melalui penguatan UMKM, diharapkan ekonomi lokal dapat tumbuh lebih tangguh dan berdaya saing. Ini juga menjadi upaya nyata dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat secara merata.
Rafli memiliki pandangan optimis bahwa jika seluruh ikatan alumni SMA di Jakarta dan seluruh Indonesia membentuk divisi UMKM serupa, dampaknya akan sangat besar. Ia percaya bahwa alumni akan menjadi lebih sejahtera, dan secara kolektif, ekonomi Indonesia akan terbantu menjadi lebih makmur. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model bagi organisasi alumni lainnya untuk turut berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional.
Dampak Positif dan Potensi Pertumbuhan UMKM Alumni
Ketua Divisi Humas IKA SMAN 37 Jakarta, Debbie Dahlia, mengungkapkan bahwa saat ini IKA SMAN 37 telah berhasil menaungi hampir 100 pelaku UMKM dari kalangan alumni. Jumlah ini menunjukkan antusiasme dan potensi besar dari para alumni untuk mengembangkan usahanya. Keberadaan divisi ini memberikan dukungan struktural dan jejaring yang dibutuhkan oleh para pelaku UMKM.
Debbie juga menyoroti pencapaian signifikan dari UMKM yang tergabung dalam divisi tersebut. Omzet usaha yang berhasil dihimpun berada pada kisaran Rp10 juta hingga Rp100 juta per bulan. Angka ini membuktikan bahwa dengan pembinaan dan dukungan yang tepat, UMKM alumni mampu mencapai pertumbuhan ekonomi yang luar biasa dan memberikan kontribusi nyata.
Pergerakan ekonomi yang dihasilkan dari UMKM alumni ini sangat luar biasa, menurut Debbie. Ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan individu alumni, tetapi juga menciptakan efek domino pada ekonomi lokal. Dengan terus bertambahnya jumlah UMKM yang bergabung dan meningkatnya omzet, potensi kontribusi terhadap perekonomian nasional akan semakin besar.
Sinergi Alumni untuk Kemajuan Bersama
Peluncuran divisi UMKM IKA SMAN 37 Jakarta ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh alumni terkemuka yang tergabung dalam ikatan tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif pemberdayaan UMKM dan visi Prabowonomics. Tokoh-tokoh ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan arahan bagi para pelaku UMKM alumni.
Di antara para tokoh yang hadir adalah Kepala Badan Pemeliharaan dan Perawatan Pertahanan Kementerian Pertahanan, Laksda TNI Supo Dwi Diantara, yang menunjukkan dukungan dari sektor pertahanan terhadap kemandirian ekonomi. Turut hadir pula analis komunikasi politik Hendri Satrio, anggota DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh, serta musisi Katon Bagaskara. Kehadiran mereka mencerminkan keberagaman profesi alumni yang siap bersinergi.
Sinergi antaralumni dari berbagai latar belakang ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan UMKM. Dengan dukungan dari para profesional dan tokoh masyarakat, divisi UMKM IKA SMAN 37 memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi yang signifikan. Ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi alumni dapat membawa dampak positif yang luas bagi bangsa.
Sumber: AntaraNews