IJTI Jabar Canangkan Program Peningkatan Kapabilitas dan Adaptasi AI untuk Jurnalis Televisi
Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jawa Barat meluncurkan program prioritas untuk meningkatkan kapabilitas jurnalis dan adaptasi terhadap teknologi Artificial Intelligence (AI). Langkah ini diambil untuk menghadapi tantangan media digital yang kian
Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Jawa Barat periode baru telah mencanangkan program prioritas. Program ini berfokus pada peningkatan kapabilitas anggota serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang semakin pesat. Inisiatif ini merupakan respons strategis terhadap dinamika industri media yang terus berubah.
Ketua IJTI Jawa Barat terpilih periode 2025-2029, Mujib Prayitno, menyatakan pentingnya program adaptasi ini. Ia menekankan bahwa perkembangan teknologi saat ini menuntut para jurnalis untuk terus berinovasi dan meningkatkan kemampuan. Program ini diharapkan dapat membekali anggota dengan keterampilan yang relevan di era digital.
Pencanangan program ini dilakukan saat Musyawarah Daerah Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Pengurus Daerah Jawa Barat Tahun 2025. Acara penting tersebut diselenggarakan di Podomoro Pavilion, Kabupaten Bandung, pada Kamis (27/11). Forum lima tahunan ini juga menjadi ajang konsolidasi dan pesta demokrasi untuk memilih Ketua IJTI Pengda Jabar.
Peningkatan Kapabilitas dan Adaptasi Teknologi AI
Mujib Prayitno menegaskan bahwa peningkatan kapabilitas adalah hal utama bagi jurnalis televisi. "Hal utama adalah peningkatan kapabilitas. Kita perlu adaptasi menghadapi perkembangan dunia terutama program AI," ujarnya. Adaptasi terhadap AI menjadi krusial agar jurnalis tetap relevan di tengah gempuran teknologi.
Selain itu, Mujib juga berencana menginisiasi kerja sama dengan perguruan tinggi. Tujuannya adalah agar anggota IJTI dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Langkah ini diharapkan dapat memperkaya wawasan dan keahlian para jurnalis dalam menghadapi kompleksitas dunia media modern.
Dunia jurnalistik televisi saat ini berada pada fase yang tidak mudah, menurut Mujib. Perkembangan teknologi dan kompetisi media digital menjadi tantangan besar. "Banyak tantangan yang harus kita hadapi di masa depan. Dunia media sekarang sedikit merugikan bagi televisi, tapi dengan dukungan teman-teman, saya yakin IJTI Jabar bisa tetap bertarung," tambahnya, menunjukkan optimisme.
Proses Demokrasi dan Harapan untuk Kepengurusan Baru
Musyawarah Daerah IJTI Pengda Jawa Barat Tahun 2025 berlangsung ketat namun tetap mengedepankan etika berdemokrasi. Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan, mengapresiasi jalannya proses pemilihan tersebut. Ia melihat antusiasme tinggi dari para anggota, yang tercermin dari dukungan merata untuk setiap kandidat.
Herik Kurniawan menyoroti kualitas kader IJTI yang merata. "Dukungan yang masuk sangat besar. Ini menunjukkan kompetensi dan kapasitas kader IJTI relatif merata. Meskipun Kang Yosep di Cihampelas juga memiliki peluang kuat, pada akhirnya semua kembali pada proses demokrasi dan perolehan suara," jelasnya. Proses ini menghasilkan Mujib Prayitno sebagai Ketua terpilih.
Sementara itu, Ketua IJTI Pengda Jabar periode 2021–2025, Iqwan Sabba Romli, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran Musda ke-7. "Alhamdulillah musda berjalan begitu sakral dan dramatis. Dari proses tersebut lahir salah satu anggota terbaik di Jawa Barat, Kang Mujib dari UICTV," kata Iqwan. Ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan program yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat luas.
Sumber: AntaraNews