Demokrat ‘Ancam’ DPC yang Gagal Menangkan Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Pilkada Jateng
Ketua DPD Partai Demokrat Jateng, Rinto Subekti mengancam semua ketua DPC bakal dievaluasi jika gagal memenangkan Ahmad Luthfi-Taj Yasin.
Ketua DPD Partai Demokrat Jateng, Rinto Subekti mengancam semua ketua DPC bakal dievaluasi jika gagal memenangkan Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen di konstestasi Pilkada Jawa Tengah. Evaluasi bisa saja mulai dicopot dari jabatanya jika gagal mencapai target.
"Kalau ada DPC kabupaten kota, Pak Ahmad Luthfi-Taj Yasin kalah, akan saya evaluasi. Termasuk fraksi anggota DPR RI Dapil Jateng, anggota DPRD kabupaten kota," kata Rinto Subekti di acara rapat Konsolidasi Pemenangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin di Semarang, Minggu (6/9).
Dia menegaskan, kemenangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin adalah harga diri Partai Demokrat. Hal itu sudah menjadi perintah dari Ketum Agus Harimurti Yudhoyono dan Ketua Majlis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono.
Pemilihan Gubernur kali ini sebagai momentum kemenangan agar Jawa Tengah dikelola dengan lebih baik. Upaya pemenangan Ahmad Luthfi dan Gus Yasin juga wajib dilakukan oleh 11 kader Demokrat yang maju di kontestasi pemilihan bupati/wakil bupati serta walikota/wakil walikota.
"Ini momentum, kita capai gubernur dikelola partai sebelah. Kita ingin Jateng lebih baik," ucapnya.
Untuk memenangkan itu, langkah yang dilakukan Demokrat Jateng adalah mengadakan apel ranting di tiap kabupaten/kota. Selanjutnya, kader yang akan dipimpin Sekretaris DPD Demokrat Jateng Kartina Sukawati mendeklarasikan pemenangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Pilgub Jateng.
Ikatan Batin Ahmad Luthfi dengan SBY
Sementara itu, Calon Gubernur nomor urut 2 Ahmad Luthfi mengaku punya ikatan batin dengan partai yang didirikan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Bersama Demokrat, dia ingin mewujudkan Jawa Tengah maju berkelanjutan mewujudkan Indonesia Emas 2045.
"Kami ingin kemenangan tapi yang sesuai dengan norma-norma demokrasi. Perbedaan itu biasa," kata Ahmad Luthfi.
Cawagub Taj Yasin Maimoen mengatakan, hasil survei menunjukkan dirinya bersama Ahmad Luthfi 52 persen. Angka itu sebenarnya belum imbang jika melihat persentase dukungan dari jumlah kursi di DPRD Jateng yang mencapai lebih dari 70 persen.Dia meminta parpol pengusung dan pendukung lebih massif di sisa waktu kampanye ini.
"Semangat perlu dilecut lagi. Atau kita sudah merasa menang? Maka mari gerakkan kader untuk menangkan Luthfi-Yasin," kata mantan Wagub Jateng tersebut.