Blak-blakan Pengakuan Prabowo Suka Karakter Bahlil: Orang Timur Setia
Prabowo menyatakan bahwa Bahlil, yang berasal dari Papua, memiliki ciri khas Indonesia Timur yang sejati, yaitu kesetiaan meskipun memiliki karakter yang kuat.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyatakan ketertarikan terhadap karakter Bahlil Lahadalia. Sebagai Ketua Umum Partai Golkar dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil dianggap sebagai sosok yang cerdas dan setia.
"Saya ingin sampaikan. Pertama saya ucapkan penghargaan kepada Ketua Umum Pak Bahlil. Bahlil ini harus saya akui orangnya sangat cerdas, semua acara sangat detail. Beliau turun ke lapangan ke Sumatra juga benar-benar turun ke lapangan, mungkin karena beliau relatif masih muda, masih fit, apalagi orang Indonesia Timur," ujar Prabowo saat memberikan pidato di acara puncak peringatan HUT ke-61 Partai Golkar yang berlangsung di Istora, Senayan, pada Jumat (5/12).
Menurut Prabowo, Bahlil yang berasal dari Papua memiliki karakteristik khas yang mencerminkan sifat orang Indonesia Timur, yaitu setia meskipun memiliki sifat yang keras.
"Orangnya keras, tapi setelah menetapkan hatinya dia setia sampai mati. Ini ciri khas orang Indonesia Timur," tambahnya. Selain itu, Prabowo juga mengapresiasi empati yang dimiliki Bahlil.
Meskipun acara HUT Golkar berlangsung, Bahlil memilih untuk tidak merayakannya dengan kemeriahan, melainkan mengusung tema doa bersama.
"Dia sadar negara kita sedang begini, dia ulang tahun jadi tidak boleh malam ini berpesta. Malam ini harus berdoa, luar biasa Ketua Umum ini," puji Prabowo, menegaskan kekagumannya terhadap Bahlil.
Prabowo Wanti-Wanti Pengemplang Pajak
Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan kepada para pengusaha yang sering menghindari kewajiban pajak. Pernyataan ini disampaikan ketika beliau berpidato pada acara puncak peringatan HUT ke-61 Partai Golkar.
"Mungkin suatu saat kita harus bertindak dengan tegas, kepada sahabat dan kawan yang berkecimpung di ekonomi, patuhi hukum bayarlah pajak, patuhi semua ketentuan rakyat, kita sudah tidak mau dipermainkan lagi!" tegas Prabowo di Istora Senayan Jakarta, Jumat (5/12).
Prabowo menegaskan bahwa sebagai wakil rakyat, ia memiliki tanggung jawab untuk mensejahterakan masyarakat. Ia menyatakan bahwa tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh sebagian pihak dapat merugikan rakyat, sehingga tidak bisa disalahkan jika penegak hukum mengambil tindakan.
"Saya bicara sering diejek, Prabowo itu hanya berani di podium. Tapi begitu Jaksa Agung dan KPK bertindak, Prabowo (disebut) bertindak semena-mena, tapi saya berkata, siapa yang melanggar hukum kembalilah ke jalan yang benar, tobat!" ajak Prabowo.
Kepala negara juga mengingatkan bahwa kehidupan rakyat saat ini sangat sulit, dan mereka memerlukan tempat tinggal serta pendidikan yang layak. Hal ini harus diwujudkan bukan sekadar melalui kata-kata kosong.
"Saat kita susah, rakyat kita perlu rumah, perlu sekolah yang baik, bangun sekolah tidak hanya dengan omon-omon! Saya percaya rakyat kita mengerti siapa yang bekerja dan siapa yang cuma bisa omon-omon," tutupnya.
Prabowo Pamer Pencapaian MBG
Presiden Prabowo Subianto merasa bangga dengan pencapaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berlangsung selama 12 bulan. Ia menyatakan bahwa hasil dari program ini setara dengan memberikan makanan kepada rakyat Singapura sebanyak tujuh kali.
"Saya sudah buktikan dalam setahun kita telah mencapai target telah mempersembahkan hasil nyata untuk rakyat kita, dan hari ini sudah 49 juta makanan tiap hari, 49 juta penerima manfaat tiap hari lebih dari 7 kali Singapura kita kasih makan tiap hari dan sampai di pelosok-pelosok di tempat-tempat terpencil kita berhasil!," ungkap Prabowo saat berpidato di acara puncak HUT ke-61 Golkar di Istora Senayan, Jakarta, pada Jumat (5/12).
Prabowo juga menantang para profesor yang meragukan keberhasilan program tersebut. Ia menegaskan bahwa MBG telah mampu mengalahkan rekor Brasil, yang membutuhkan waktu 11 tahun untuk mencapai hasil serupa.
"Kegiatan (MBG) bukan main-main, ini bukan kegiatan yang gampang, ini prestasi logistik terbesar mungkin di dunia selama beberapa tahun ini. Brasil berhasil mencapai 40 juta penerima manfaat dalam 11 tahun, tapi kita mencapai dalam 12 bulan 49 juta! Bukan kita bangga dengan angka tapi maksudnya kita bisa lihat wajah-wajah anak-anak yang tidak pernah makan dengan baik mereka menyambut MBG sekarang dengan gembira!" tegas Prabowo.
Meski demikian, Prabowo mengakui bahwa masih ada skeptisisme terhadap pencapaian tersebut. Ia meyakini bahwa orang-orang yang meragukan tidak pernah melihat dan merasakan penderitaan anak-anak yang kelaparan.
"Jadi bagi orang yang tidak pernah melihat anak-anak lapar, dia tidak merasakan dan orang selalu berpikir, politik tentang uang padahal politik sebenarnya adalah kehendak memperbaiki kehidupan rakyat, jadi itulah arti politik yang sebenarnya!" tutup Prabowo.