Wisata Kebugaran Jadi Prioritas Kementerian Pariwisata untuk Tarik Wisatawan
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menegaskan **wisata kebugaran** sebagai program prioritas untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan mendukung ekonomi nasional, dengan fokus pada pariwisata berkualitas.
Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengungkapkan bahwa wisata kebugaran atau wellness tourism telah menjadi salah satu program prioritas Kementerian Pariwisata. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia secara signifikan. Selain itu, pengembangan sektor ini diharapkan mampu mendukung pertumbuhan perekonomian nasional yang berkelanjutan.
Ni Luh Puspa menjelaskan bahwa wisata kebugaran merupakan bagian integral dari pariwisata berkualitas. Pihaknya akan terus mendorong berbagai kegiatan dan event yang relevan. Dukungan juga diberikan untuk industri yang berfokus pada bidang kebugaran di seluruh Indonesia.
Hingga saat ini, beberapa kota telah dikenal sebagai destinasi unggulan untuk wisata kebugaran. Bali, Yogyakarta, dan Solo menjadi pionir dalam menawarkan pengalaman kebugaran. Diharapkan, destinasi lain akan menyusul dengan menonjolkan keunikan budaya lokal sebagai daya tarik utama.
Mendorong Pengembangan Wisata Kebugaran Berkualitas
Wamenpar Ni Luh Puspa menekankan pentingnya wisata kebugaran sebagai pilar pariwisata berkualitas. Kementerian Pariwisata secara aktif berupaya memperbanyak event dan mendukung industri terkait. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan sektor ini.
Pengembangan wisata kebugaran tidak hanya terfokus pada destinasi yang sudah populer. Ni Luh Puspa berharap inisiatif ini dapat menjangkau daerah-daerah lain di Indonesia. Hal ini akan membuka peluang baru dan mendistribusikan manfaat ekonomi secara lebih merata.
Keunikan budaya lokal diharapkan menjadi magnet utama bagi wisatawan kebugaran. Dengan memadukan praktik kebugaran dengan kearifan lokal, Indonesia dapat menawarkan pengalaman yang otentik. Ini akan membedakan Indonesia dari destinasi wisata kebugaran lainnya di dunia.
Yoga sebagai Daya Tarik Utama Wisata Spiritual dan Kebugaran
Saat menghadiri gelaran Saka Yoga Festival ke-8, Wamenpar Ni Luh Puspa menyoroti peran yoga sebagai daya tarik penting. Yoga tidak hanya mendukung wisata kebugaran tetapi juga wisata spiritual. Festival ini merupakan bagian dari perayaan Dharma Santi Nasional dan rangkaian Hari Suci Nyepi 2026.
Kegiatan seperti Saka Yoga Festival diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia di kancah global. Ni Luh Puspa optimistis bahwa event semacam ini akan meneguhkan Indonesia sebagai destinasi utama. Terutama untuk wisata kebugaran dan spiritual yang sedang menjadi tren dunia.
Ni Luh Puspa berharap semakin banyak acara serupa yang diselenggarakan di Indonesia. Ini akan membantu memenuhi permintaan wisatawan global yang mencari pengalaman holistik. Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat kebugaran dan spiritual dunia.
Dukungan Kemenpora untuk Event Olahraga Kebugaran
Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Suyadi Pawiro, memberikan apresiasi tinggi. Ia menyambut baik gelaran Saka Yoga Festival yang mendukung pengembangan olahraga kebugaran. Kemenpora berkomitmen untuk mendukung inisiatif serupa di masa depan.
Kemenpora mendorong agar semakin banyak event yoga dan kompetisi kebugaran yang diadakan di berbagai lokasi. Suyadi Pawiro mencatat bahwa yoga bahkan pernah diselenggarakan di Museum Nasional. Hal ini menunjukkan fleksibilitas dan potensi luas pengembangan kegiatan ini.
Penyelenggaraan event di berbagai tempat akan memperluas jangkauan dan partisipasi masyarakat. Ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memasyarakatkan olahraga dan meningkatkan kesehatan. Kolaborasi antar kementerian diharapkan terus berlanjut untuk mencapai tujuan ini.
Sumber: AntaraNews