Waspada Angin Kencang Rejang Lebong: BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
BPBD Rejang Lebong mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang yang melanda wilayah itu, menyusul beberapa insiden pohon tumbang dan kerusakan rumah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, secara aktif mengimbau seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Imbauan ini terkait potensi angin kencang yang telah melanda wilayah tersebut sejak beberapa hari terakhir.
Fenomena alam ini menjadi perhatian serius mengingat sudah ada beberapa rumah warga yang mengalami kerusakan. Kerusakan tersebut diakibatkan oleh pohon tumbang yang terjadi akibat terpaan angin kencang.
Kasi Kedaruratan BPBD Rejang Lebong, Rio Agustian Pakpahan, menekankan pentingnya menghindari area rawan. Warga diimbau untuk tidak berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame guna menghindari risiko keselamatan.
Dampak Angin Kencang di Rejang Lebong
Angin kencang yang melanda Kabupaten Rejang Lebong pada Kamis (26/2) malam hingga Jumat dini hari telah menimbulkan dampak. Satu unit rumah warga di Gang Batara, Kelurahan Jalan Baru, Kecamatan Curup, mengalami kerusakan pada bagian atapnya.
Selain itu, pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.50 WIB, satu unit rumah warga di Jalan Bina Marga juga mengalami kerusakan. Rumah tersebut ditimpa pohon tumbang, namun beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Menanggapi insiden tersebut, BPBD Rejang Lebong segera menerjunkan lima personelnya. Tim ini bertugas untuk melakukan upaya penanganan dan membantu warga yang terdampak.
Imbauan Keselamatan dari BPBD
BPBD Rejang Lebong terus-menerus mengingatkan warga untuk selalu waspada. Rio Agustian Pakpahan menegaskan kembali agar warga tidak berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame.
Hal ini karena struktur tersebut dapat roboh kapan saja dan mengancam keselamatan. Risiko ini berlaku bagi mereka yang berada di bawahnya, termasuk pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kewaspadaan adalah kunci untuk meminimalkan risiko cedera atau kerugian harta benda. Masyarakat diharapkan dapat mengindahkan imbauan ini demi keselamatan bersama.
Kesiapsiagaan BPBD Rejang Lebong
Guna mengantisipasi berbagai kemungkinan bencana alam lainnya, BPBD Rejang Lebong telah menyiapkan langkah-langkah proaktif. Mereka menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk penanganan darurat.
Selain itu, BPBD juga telah menyiapkan berbagai alat berat. Peralatan tersebut meliputi satu unit loader, mini excavator, dan mobil tangki.
Ketersediaan bahan makanan dan logistik lainnya juga telah dipersiapkan. Ini merupakan bagian dari upaya BPBD Rejang Lebong untuk menghadapi potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung secara komprehensif.
Sumber: AntaraNews