Wanti-Wanti Kapolda Metro Jaya ke Anak Buah Amankan Demo Hari Tani
Sebanyak 9.498 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal jalannya aksi.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menegaskan bahwa pengamanan aksi unjuk rasa memperingati Hari Tani Nasional ke-65 harus dilakukan secara humanis, tertib, dan profesional.
Hal itu disampaikan Irjen Asep saat memimpin apel gelar pasukan di kompleks Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Rabu (24/9). Sebanyak 9.498 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal jalannya aksi.
“Pengamanan unras tidak boleh menimbulkan kerusuhan maupun kerusakan fasilitas umum. Anggota harus sabar, terukur,” ujar Irjen Asep dalam arahannya.
Peserta dari Berbagai Daerah
Irjen Asep menjelaskan, massa aksi berasal dari sejumlah daerah, termasuk Jawa Barat, Banten, Lampung, dan Riau.
Ia menekankan bahwa keselamatan dan keamanan para peserta menjadi prioritas utama aparat.
“Jadi kita layani dengan sebaik-baiknya sampai kegiatan mereka tuntas,” ucapnya.
Instruksi Humanis untuk Personel
Lebih lanjut, Irjen Asep mengingatkan perwira pengendali dan seluruh personel di lapangan untuk mengedepankan langkah persuasif dalam menangani aksi.
“Tunjukkan profesionalisme kita. Jaga marwah institusi. Dan kita buktikan bahwa Polri dibantu TNI mampu menjaga aksi unjuk rasa dengan sebaik-baiknya. Ingat kita satu komando, satu tujuan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tandasnya.