Wali Kota Makassar Ajak Warga Jaga Pelestarian Ekosistem Laut Pulau Lanjukang
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyerukan warga Pulau Lanjukang untuk aktif menjaga Pelestarian Ekosistem Laut Pulau Lanjukang yang kaya potensi wisata bahari, didukung penuh oleh Polda Sulsel.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengajak masyarakat Pulau Lanjukang, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, untuk menjaga kelestarian lingkungan. Ajakan ini secara khusus menyoroti ekosistem laut di kawasan gugusan Kepulauan Spermonde.
Seruan ini disampaikan Munafri saat kunjungan dalam agenda semarak Hari Bhayangkara ke-80 Polri di Pulau Lanjukang, Makassar, pada Sabtu, 20 Juni 2026. Kunjungan tersebut menegaskan pentingnya peran aktif warga dalam melindungi keindahan bawah laut yang menjadikan Pulau Lanjukang destinasi favorit penyelam.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro turut hadir, menyerahkan bantuan dan menegaskan komitmen kepolisian dalam mengawasi serta mencegah praktik pengeboman ikan yang merusak.
Potensi Wisata Bahari dan Tanggung Jawab Komunitas
Pulau Lanjukang, bagian dari Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Makassar, dikenal luas karena keindahan bawah lautnya yang memukau. Lokasi ini telah lama menjadi daya tarik utama bagi para penyelam dan pencinta olahraga laut dari berbagai daerah. Keberadaan terumbu karang yang sehat serta biota laut yang beragam menjadi aset tak ternilai bagi pariwisata bahari.
Munafri Arifuddin secara khusus menyoroti potensi besar ini, sembari mengingatkan bahwa keindahan tersebut harus dijaga secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa masyarakat lokal memiliki peran sentral sebagai garda terdepan dalam upaya Pelestarian Ekosistem Laut Pulau Lanjukang. Tanpa partisipasi aktif warga, upaya pemerintah akan kurang optimal dalam menjaga kelestarian.
Ajakan untuk menjaga lingkungan ini bukan tanpa alasan kuat. Ekosistem laut yang lestari tidak hanya menopang pariwisata, tetapi juga menjadi sumber penghidupan utama bagi sebagian besar penduduk Pulau Lanjukang. Oleh karena itu, menjaga kelestarian berarti menjaga masa depan ekonomi dan sosial masyarakat setempat.
Komitmen Pengawasan dan Dukungan dari Kepolisian
Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus meningkatkan pengawasan terhadap praktik ilegal yang merusak ekosistem laut. Praktik pengeboman ikan, yang sebelumnya menjadi ancaman serius, kini telah berkurang signifikan dalam dua hingga tiga tahun terakhir. Hal ini berkat upaya penegakan hukum yang konsisten.
Keberhasilan dalam menekan aktivitas pengeboman ikan telah memungkinkan terumbu karang dan keindahan bawah laut Pulau Lanjukang untuk pulih secara alami. Kondisi ini menjadi bukti nyata bahwa tindakan preventif dan represif yang dilakukan oleh aparat keamanan sangat efektif dalam menjaga kelestarian. Komitmen ini akan terus dipertahankan demi keberlanjutan lingkungan.
Selain pengawasan, Polda Sulsel juga memberikan dukungan konkret kepada masyarakat Pulau Lanjukang. Dalam kunjungan tersebut, diserahkan bantuan berupa genset, pompa air, dan sembako kepada warga setempat. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Sinergi Masyarakat dan Pemerintah untuk Keberlanjutan Lingkungan
Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga Pelestarian Ekosistem Laut Pulau Lanjukang. Wali Kota Munafri berharap agar kolaborasi ini terus diperkuat, mengingat tantangan lingkungan yang semakin kompleks. Edukasi tentang pentingnya menjaga laut juga perlu digencarkan untuk meningkatkan kesadaran kolektif.
Masyarakat Pulau Lanjukang diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola dan melindungi sumber daya alamnya. Dengan kesadaran kolektif, potensi wisata bahari yang dimiliki dapat dikembangkan secara berkelanjutan, memberikan manfaat ekonomi tanpa merusak lingkungan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk generasi mendatang yang harus terus diupayakan.
Upaya pelestarian ini tidak hanya berfokus pada pencegahan kerusakan, tetapi juga pada rehabilitasi ekosistem yang telah rusak. Program penanaman kembali terumbu karang dan pengelolaan sampah yang lebih baik adalah beberapa inisiatif yang dapat dilakukan. Dengan demikian, keindahan bawah laut Pulau Lanjukang akan tetap terjaga untuk dinikmati oleh banyak orang.
Sumber: AntaraNews