Wagub Sulteng Ajak Generasi Muda Jaga Kesehatan Mental dan Jauhi Narkoba
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Reny A. Lamadjido menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental dan menjauhi narkoba bagi generasi muda, demi masa depan yang tangguh dan optimistis.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Reny A. Lamadjido, baru-baru ini menyerukan kepada generasi muda di wilayahnya untuk memprioritaskan kesehatan mental. Seruan ini disampaikan dalam sebuah seminar kesehatan mental di Palu, Minggu, 10 Mei 2026, yang dihadiri oleh pelajar, mahasiswa, dan perwakilan organisasi kepemudaan.
Reny A. Lamadjido menegaskan bahwa kesehatan mental yang prima merupakan fondasi penting bagi pembentukan karakter generasi muda yang optimistis, mampu mengendalikan diri, serta siap menghadapi berbagai tantangan. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi dan tips praktis untuk menjaga kondisi mental.
Pesan utama dari Wagub Sulteng ini adalah agar generasi muda memperkuat mental spiritual mereka, menjauhi ketergantungan pada orang lain, dan tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Ini menjadi langkah krusial untuk membangun masa depan yang cerah dan bebas dari masalah.
Pentingnya Kesehatan Mental dan Spiritual Bagi Generasi Muda
Wagub Reny A. Lamadjido menggarisbawahi bahwa kesehatan mental yang terjaga akan menghasilkan generasi muda yang lebih optimistis dan mampu mengendalikan diri. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat mental spiritual sebagai benteng dalam menghadapi persoalan hidup.
Menurutnya, dengan sering beribadah, anak-anak muda dapat menjaga stabilitas emosi, tetap "waras", dan tidak mudah menyerah saat menghadapi masalah. Pendekatan spiritual ini dianggap sebagai kunci ketangguhan mental di tengah tekanan kehidupan modern.
Wagub Reny sangat mengapresiasi seminar kesehatan mental sebagai wadah edukasi yang krusial. Kegiatan semacam ini memberikan pengetahuan dan tips praktis bagi generasi muda untuk menjaga kondisi mental mereka.
Kesehatan mental yang baik sangat penting dimiliki generasi muda agar mampu menghadapi berbagai tekanan dan tantangan hidup. Di era sekarang, generasi muda cenderung lebih mudah rapuh mentalnya, sehingga edukasi dan dukungan menjadi sangat vital.
Bahaya Narkoba dan Selektivitas Pergaulan
Selain menjaga kesehatan mental, Wagub Reny A. Lamadjido juga mengingatkan generasi muda untuk selektif dalam pergaulan. Ia menekankan agar tidak mudah terpengaruh ajakan menggunakan narkoba yang dapat merusak masa depan.
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga berdampak serius terhadap kesehatan mental dan prospek masa depan seseorang. Narkoba dapat mengganggu fungsi otak secara permanen, menimbulkan ketergantungan, dan menghancurkan potensi diri.
Wagub Reny dengan tegas berpesan kepada para peserta: "Adik-adik, kalau ada yang menawarkan narkoba pikirkan baik-baik, jangan hanya mengingat hari ini karena berbahaya bagi otak kita." Pesan ini menyoroti konsekuensi jangka panjang dari penyalahgunaan zat terlarang.
Melalui kegiatan edukasi ini, diharapkan generasi muda Sulteng dapat menjadi pribadi yang lebih tangguh, sehat secara mental, dan mampu menghadapi perkembangan zaman. Mereka juga diharapkan tidak terjerumus pada penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan seminar kesehatan mental ini diikuti oleh berbagai elemen generasi muda di Sulawesi Tengah. Peserta terdiri dari pelajar, mahasiswa, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan kepemudaan.
Antusiasme peserta menunjukkan kesadaran akan pentingnya isu kesehatan mental dan bahaya narkoba di kalangan pemuda. Edukasi semacam ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak generasi muda.
Sumber: AntaraNews