Viral Kunci Kontak Pemotor Ditahan Polisi Meski Sudah Sujud, Ini Klarifikasi Polda Sumsel
Menurut Polda, Penjual ikan itu lantas memelas agar tidak ditilang dengan cara sujud. Polisi itu iba dan memberikan kembali kunci kontaknya.
Media sosial dihebohkan dengan video tindakan seseorang diduga anggota polisi yang menahan kunci kontak pemotor gara-gara tak terima keciprat air. Peristiwa ini dikabarkan terjadi di Palembang.
Dalam video yang diunggah akun TikTok @leocoker0. Diceritakan dalam video, seorang warga mengendarai motor yang di sisi belakang dan sampingnya terdapat jeriken diduga wadah ikan, tak sengaja membuat air di genangan jalan bekas hujan keciprat pakaian polisi yang kebetulan sama-sama melintas.
Lantas keduanya berhenti di pinggir jalan. Pemotor itu menghampiri polisi tersebut untuk minta maaf, tetapi tidak dihiraukan.
Dia pun sujud kepada polisi agar memaafkannya. Meski sudah sujud cukup lama dan berulang kali, pemotor itu tak kunjung dimaafkan.
Usaha baik pemotor tak membuahkan hasil. Pria berhelem diduga polisi itu malah mengambil dan menahan kunci kontak motornya lalu pergi.
Pedagang ikan tersebut nampak kebingungan karena tak bisa melanjutkan perjalanan. Keduanya sempat bercakap, namun tak diketahui obrolannya.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Sunarto angkat bicara. Dia membenarkan kejadian itu terjadi di Palembang beberapa waktu lalu. Polisi yang dimaksud bertugas di Samapta Polrestabes Palembang, sedangkan identitas pemotor tidak diketahui.
"Ya (anggota) Samapta Polrestabes Palembang," ungkap Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Sunarto, Senin (27/1).
Dari keterangan si polisi tersebut, dia dan pemotor sama-sama mengendarai sepeda motor dan tiba-tiba penjual ikan itu menabrak dari belakang yang membuat anggota kaget. Penjual ikan tersebut diminta berhenti dan ke tepi jalan.
Petugas meminta surat-surat kendaraan tetapi pemotor tidak bisa menunjukkannya. Hal itu membuat petugas membawanya ke pos polisi terdekat untuk ditilang.
"Awalnya penjual ikan itu menabrak dari belakang, dia tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraan tapi tidak ada," kata Suranto.
Penjual ikan itu lantas memelas agar tidak ditilang dengan cara sujud. Polisi itu iba dan memberikan kembali kunci kontaknya. Keduanya kemudian melanjutkan perjalanan masing-masing.
"(Masalahnya) sudah selesai dan melanjutkan perjalanan. Tapi anggota tersebut tidak sempat bertanya tentang identitas penabraknya," kata Sunarto.