TP PKK Sumut Salurkan 135 Kursi Roda Adaptif untuk Anak Cerebral Palsy, Target 1.000 Unit
Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyerahkan 135 unit kursi roda adaptif khusus bagi anak penyandang cerebral palsy, dengan target penyaluran hingga 1.000 unit sepanjang tahun ini. Inisiatif ke
Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan anak-anak disabilitas. Pada Rabu (18/2), TP PKK Sumut secara resmi menyerahkan sebanyak 135 unit kursi roda adaptif yang dirancang khusus untuk anak penyandang cerebral palsy atau lumpuh otak.
Penyerahan bantuan ini dilakukan di Aula Tengku Rizal Nurdin Medan, Sumatera Utara, menandai dimulainya distribusi penting bagi anak-anak di 12 kabupaten/kota se-Sumut. Ketua TP PKK Provinsi Sumut, Kahiyang Ayu, memimpin langsung acara penyerahan tersebut, didampingi oleh Direktur Global Village Foundation, Andy Baracey.
Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara TP PKK Sumut dengan Global Village Foundation, yang didukung penuh oleh Wheelchairs For Kids Australia. Bantuan kursi roda adaptif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi mobilitas dan kualitas hidup penerima, serta menjadi langkah awal dari program penyaluran yang lebih besar.
Kolaborasi Kemanusiaan untuk Anak Disabilitas
Penyerahan 135 unit kursi roda adaptif ini merupakan tahap awal dari program yang lebih ambisius. Kahiyang Ayu mengungkapkan bahwa bantuan ini adalah sumbangan berharga dari Global Village Foundation yang didukung oleh Wheelchairs For Kids Australia.
Total nilai dari 135 unit kursi roda adaptif yang disalurkan pada tahap pertama ini mencapai sekitar Rp742 juta lebih. TP PKK Sumut menargetkan penambahan hingga 1.000 unit kursi roda adaptif sepanjang tahun 2026, sesuai dengan ketersediaan data penerima yang valid dan kebutuhan di lapangan.
Kahiyang Ayu menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Global Village Foundation dan Wheelchairs For Kids Australia atas kepedulian mereka terhadap anak-anak penyandang disabilitas di Sumatera Utara. Ia berharap bantuan kursi roda adaptif ini dapat membantu anak-anak untuk lebih mandiri, memperluas wawasan, bersekolah, bersosialisasi, dan meraih masa depan yang lebih baik.
Manfaat dan Desain Khusus Kursi Roda Adaptif
Direktur Global Village Foundation, Andy Baracey, menjelaskan bahwa organisasinya telah menjalin kerja sama dengan Wheelchairs For Kids Australia sejak tahun 2016. Kolaborasi ini berfokus pada pendistribusian kursi roda adaptif gratis bagi anak-anak disabilitas di seluruh Indonesia.
Sejak tahun 2021, Global Village Foundation telah berhasil menyalurkan lebih dari 4.000 kursi roda di berbagai wilayah Indonesia, sementara Wheelchairs For Kids Australia secara keseluruhan telah mendistribusikan sekitar 70.000 kursi roda ke lebih dari 90 negara. Kursi roda adaptif yang diberikan ini dirancang sesuai pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan dapat disesuaikan dengan pertumbuhan anak.
Andy Baracey menegaskan bahwa kursi roda ini tidak hanya mendukung mobilitas, tetapi juga membantu pernapasan, pencernaan, mencegah malnutrisi, dan mengurangi risiko disabilitas tambahan. Ia berharap bantuan ini dapat meningkatkan kualitas hidup anak-anak penyandang cerebral palsy di Sumatera Utara, membuat mereka lebih mandiri dan percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Dukungan kepada penyandang disabilitas, menurutnya, bukan sekadar tindakan amal, melainkan wujud kemanusiaan, martabat, dan keadilan sosial.
Distribusi Tahap Awal di 12 Kabupaten/Kota
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Sumut, Dwi Endah Purwati, menjelaskan bahwa bantuan kursi roda adaptif ini disalurkan oleh organisasi nirlaba kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Sebanyak 135 unit kursi roda adaptif ini telah dirancang secara khusus sesuai kondisi anak dan didistribusikan kepada penerima di 12 kabupaten/kota se-Sumut.
Distribusi tahap awal meliputi:
- 83 anak di Medan
- 20 anak di Deli Serdang
- 12 anak di Pematangsiantar
- 7 anak di Asahan
- 7 anak di Langkat
- 1 anak di Tebing Tinggi
- 1 anak di Batu Bara
- 1 anak di Karo
- 1 anak di Samosir
- 1 anak di Tapanuli Utara
Dwi Endah Purwati menambahkan bahwa 135 unit kursi roda adaptif ini merupakan tahap awal, dengan rencana penambahan hingga 1.000 unit sepanjang tahun 2026. Penambahan ini akan disesuaikan dengan ketersediaan data penerima yang valid, memastikan bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews