Tips Pakai Google Map yang Benar Biar Mobil Tidak Terjun Bebas Seperti BMW di Tol Gresik
Untuk mencegah kejadian serupa terulang, masyarakat perlu mencatat beberapa tips menggunakan Google Maps yang benar.
Sebuah mobil BMW terjun bebas di Tol Gresik akhir pekan lalu. Insiden itu terjadi karena pengemudi BMW, Rudie Herru Komandono (62), hanya mengandalkan aplikasi Google Maps.
Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pengemudi dan penumpang hanya mengalami luka ringan dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Aswoko membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, pengemudi fokus pada arahan Google Maps yang membawanya ke jalan tol belum tersambung.
"Pengemudi kendaraan mobil sedan mengikuti Google Maps sehingga masuk ruas Tol KLBM yang belum terhubung," jelas Aswoko.
Insiden ini menjadi pelajaran berharga. Meskipun Google Maps merupakan aplikasi navigasi yang sangat membantu, masyarakat tidak boleh mengandalkan sepenuhnya.
Kewaspadaan pengemudi tetap menjadi faktor utama dalam keselamatan berkendara. Masyarakat juga perlu mengetahui tips menggunakan Google Maps yang benar.
Tips Gunakan Google Maps yang Benar
Untuk mencegah kejadian serupa terulang, masyarakat harus mencatat beberapa tips aman saat menggunakan Google Maps.
Pertama, selalu periksa kondisi sekitar. Jangan hanya mengandalkan Google Maps. Perhatikan rambu lalu lintas, kondisi jalan, dan lingkungan sekitar. Jika ada yang mencurigakan, berhenti dan periksa kembali petunjuk arah.
Kedua, verifikasi rute. Sebelum perjalanan, periksa rute yang disarankan. Pastikan masuk akal dan sesuai kondisi jalan sebenarnya. Perhatikan jenis jalan dan peringatan tambahan.
Ketiga, gunakan fitur offline. Unduh peta area tujuan, terutama jika sinyal internet lemah. Ini mencegah aplikasi kehilangan koneksi dan memberikan petunjuk yang salah.
Keempat, perhatikan pembaruan aplikasi. Pastikan aplikasi selalu diperbarui untuk perbaikan bug dan peningkatan akurasi.
Kelima, jangan terlalu mengandalkan navigasi suara. Tetap perhatikan jalan dan lingkungan sekitar, jangan hanya fokus pada suara petunjuk.
Keenam, ketahui batasan Google Maps. Data aplikasi bisa ketinggalan zaman atau tidak akurat, terutama di daerah yang sedang pembangunan. Jika ragu dengan rute, cari alternatif lain atau tunda perjalanan.