Tiga Remaja Tewas Tertemper KA Argo Merbabu Saat Sedang Swafoto di Perlintasan Kereta Api
Peristiwa itu terjadi hari ini di jalur hilir antara Stasiun Batang dan Stasiun Pekalongan.
Viral video di media sosial (medsos) memperlihatkan sebuah lokomotif kereta api Argo Merbabu sedang berhenti di pos perlintasan sebidang dekat GOR Sarengat, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Kabar yang diunggah di akun Instagram@aslibatang memperlihatkan tiga pelajar tertemper kereta api saat sedang berswafoto di sekitar jalur kereta api. Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di jalur hilir antara Stasiun Batang dan Stasiun Pekalongan.
Korban diketahui berinisial IS (15), D (15), dan G yang berdomisili di Kedungmiri Kelurahan Kasepuhan Kecamatan Batang.
Penjaga pos perlintasan sebidang dekat GOR Sarengat, Ramelan mengaku baru mengetahui ada korban setelah mendapat kabar dari petugas saat kereta berada di Pos Dekoro Kota Pekalongan.
"Saya awalnya dikabari ada yang tertabrak sekitar 200 sampai 300 meter dari pos, saya kira pingsan ternyata meninggal,” kata dia Sabtu (21/2).
Anak-anak Sering Bermain di Rel Kereta Saat Ramadan
Mengetahui kejadian itu, ia langsung melapor ke Polsek Batang Kota. Dari informasi bahwa ketiga korban sedang nongkrong di sekitar rel. Namun, karena tidak tahu adanya kereta yang melintas.
"Sepertinya tiga anak itu selfie tapi tidak tahu ada kereta dari arah barat ke timur, Argo Merbabu langsung tertemper,” ujarnya.
Pihaknya sudah sering mengingatkan anak-anak agar tidak bermain di sekitar rel kereta pada bulan Ramadan.
"Jadi memang banyak anak nongkrong dekat rel saat ramadan ini. Saya selalu ingatkan tapi keras kepala padahal bahaya,” jelasnya.
Kereta Sempat Berhenti Beroperasi
Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif membenarkan kejadian tersebut pada Sabtu 21 Februari 2026 perjalanan KA Argo Merbabu relasi Semarang–Gambir tertemper orang di KM 81 antara Stasiun Batang dan Stasiun Pekalongan pukul 06.53 WIB. Akibat kejadian tersebut, kereta sempat berhenti luar biasa untuk pemeriksaan sarana.
"Setelah dinyatakan aman oleh Awak Sarana Perkeretaapian, kereta berangkat kembali pukul 07.09 WIB,” kata dia.
Pihaknya menyampaikan duka cita dan keprihatinan atas peristiwa yang menelan korban jiwa tersebut. "KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan kejadian ini,” pungkasnya.
PT KAI Daop 4 Semarang mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di jalur kereta api sesuai UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.
Dalam aturan tersebut masyarakat dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api atau menggunakan rel untuk kepentingan lain selain perjalanan kereta.