Sosok Ustaz Yahya Waloni yang Meninggal saat Khotbah Jumat di Masjid di Makassar
Syarifuddin mengaku sempat melihat Ustaz Yahya Waloni sempat duduk di mimbar sebelum masuk khotbah kedua.
Ustaz Yahya Yopie Waloni meninggal dunia saat membawakan Khotbah salat Jumat di Masjid Darul Falah Minasa Upa, Kota Makassar, Jumat (6/6). Mantan terpidana ujaran kebencian tersebut rencananya akan dimakamkan di Jakarta.
Kabar wafatnya Ustaz Yahya Waloni tersebar melalui WhatsApp Grup. Dalam pesan tersebut menyebutkan bahwa Ustaz Yahya Waloni meninggal dunia saat sedang khotbah salat Jumat.
"INNALILLAHI WAINNA ILAIHI ROJIUN. TELAH BERPULANG KERAHMATULLAH USTAD KONDANG KITA. DR. MUHAMMAD YAHYA WALONI DI MASJID DARUL FALAH MINASA UPA KOTA MAKASSAR. SEMENTARA MELAKSANAKAN KHOTBAH JUMAT. SEMOGA ALLAH MENERIMA SELURUH AMAL IBADAHNYA SEBAGAI DAI PENCERAMAH," tulis pesan yang beredar.
Ketua Masjid Darul Falah, Syahruddin Usman membenarkan pesan berantai yang menyebutkan Ustaz Yahya Waloni meninggal dunia. Syahruddin menyebut ustaz yang merupakan mualaf tersebut mengembuskan napas terakhir saat berada di mimbar khotbah.
"Iya, Ustaz Yahya (Waloni) tadi meninggal dunia saat membawakan Khotbah Jumat," ujarnya kepada wartawan.
Syarifuddin mengaku sempat melihat Ustaz Yahya Waloni sempat duduk di mimbar sebelum masuk khotbah kedua.
"Beliau sempat duduk saat khotbah kedua menjelang doa. Tidak lama setelah itu beliau jatuh dan meninggal dunia," tuturnya.
Syahruddin mendapat kabar rencananya jenazah Ustaz Yahya Waloni akan dimakamkan di Jakarta. Hanya saja, pihaknya masih menunggu keputusan dari keluarga.
"Rencananya dimakamkan di Jakarta. Tapi kita menunggu keputusan dari keluarga almarhum," ucapnya.
Sekadar diketahui, Ustaz Yahya Waloni pernah divonis 5 bulan penjara dan denda Rp50 juta oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akibat ujaran kebencian mengarah ke SARA. Selain itu, Ustaz Yahya Waloni juga pernah dilaporkan oleh Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding pada tahun 2018.
Saat itu, Ustaz Yahya Waloni dilaporkan ke Bareskrim Polri karena isi ceramahnya yang dituding menghina sejumlah tokoh seperti KH Ma'ruf Amin, Megawati Soekarnoputri, dan TGB Zainul Majdi. Isi ceramah tersebut sebelumya ditayangkan di YouTube.