Solidaritas TNI: Prajurit Bantu Warga Oka Lanny Jaya Sukseskan Bakar Batu Tradisional
Prajurit Satgas Yonif 511/DY menunjukkan kepedulian dengan membantu warga Kampung Oka, Lanny Jaya, menyelenggarakan acara adat bakar batu yang meriah dan penuh kebersamaan.
Prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 511/DY menunjukkan kepeduliannya dengan aktif membantu masyarakat di daerah penugasan. Mereka berpartisipasi dalam acara adat bakar batu di Kampung Oka, Distrik Malagaineri, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara prajurit dan warga setempat.
Acara adat bakar batu ini merupakan tradisi penting bagi masyarakat Pegunungan Tengah Papua, yang sarat makna kebersamaan dan rasa syukur. Kehadiran prajurit TNI dalam prosesi ini disambut antusias oleh warga, menjadikan suasana semakin meriah dan kompak. Dukungan dari Satgas Yonif 511/DY ini memastikan kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan tradisi turun-temurun tersebut.
Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY, Letkol Inf Amar Supratman, menegaskan bahwa partisipasi ini adalah bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Melalui kegiatan seperti bakar batu di Lanny Jaya ini, hubungan harmonis antara TNI dan warga diharapkan dapat terus terpelihara, menciptakan kerukunan dan ketenteraman di wilayah perbatasan.
Wujud Kepedulian dan Solidaritas Prajurit di Lanny Jaya
Partisipasi prajurit Satgas Pamtas Yonif 511/DY dalam acara bakar batu di Kampung Oka, Lanny Jaya, merupakan cerminan dari semangat kepedulian dan solidaritas TNI. Letkol Inf Amar Supratman menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan bersama-sama dengan masyarakat agar acara dapat berjalan meriah dan sukses. Keterlibatan aktif prajurit dalam setiap tahapan prosesi adat ini menunjukkan komitmen mereka sebagai bagian tak terpisahkan dari komunitas lokal.
Dukungan dari prajurit TNI ini tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga dalam bentuk bantuan langsung yang memperkuat ikatan emosional. Masyarakat Kampung Oka sangat senang dengan bantuan yang diberikan, karena hal tersebut membuat acara adat bakar batu terasa lebih hidup dan bermakna. Kehadiran TNI di tengah-tengah mereka memberikan rasa aman dan kebersamaan yang mendalam.
Solidaritas ini sejalan dengan filosofi TNI yang selalu berupaya menciptakan hubungan harmonis, rukun, dan tenteram dengan masyarakat di sekitarnya. Prajurit TNI memandang diri mereka sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Papua, yang siap membantu dan memberikan kesejahteraan. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan dan dukungan timbal balik antara aparat keamanan dan warga.
Prosesi Bakar Batu yang Meriah di Lanny Jaya
Acara adat bakar batu di Lanny Jaya dimulai dengan persiapan yang melibatkan seluruh warga dan prajurit TNI. Tahap awal adalah membakar batu hingga panas membara, kemudian mengumpulkan jerami dan umbi-umbian yang akan dimasak. Semua bahan ini nantinya akan dibakar di dalam lubang yang telah disiapkan secara khusus untuk prosesi ini.
Tradisi bakar batu ini bukan sekadar pesta makan, melainkan simbol rasa syukur, perdamaian, dan persaudaraan yang telah diwariskan turun-temurun oleh masyarakat Papua. Proses memasak dengan batu panas memiliki filosofi mendalam tentang kekuatan, keteguhan, dan kerja sama. Setelah makanan matang, warga akan berkumpul dan berdoa bersama sebagai tanda syukur, lalu makan bersama tanpa memandang status sosial.
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan mempererat persahabatan antar etnis di Papua, serta sering dilakukan untuk menyambut peristiwa penting atau sebagai ungkapan kegembiraan. Kehadiran prajurit Satgas Yonif 511/DY semakin menambah semarak dan kekompakan dalam pelaksanaan tradisi bakar batu ini, memastikan semua berjalan lancar dan penuh kebahagiaan.
Apresiasi dari Masyarakat Setempat
Sekretaris Distrik Malagaineri, Bapak Miskin Kogoya, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada TNI Satgas Pamtas Yonif 511/DY atas bantuan mereka dalam acara bakar batu di Kampung Oka. Beliau mengungkapkan bahwa masyarakat sangat senang karena acara adat ini dibantu oleh TNI. Kehadiran prajurit membuat kegiatan semakin ramai dan kompak, menciptakan suasana kebersamaan yang kuat.
Apresiasi ini menunjukkan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam mendukung kegiatan sosial dan budaya. Bantuan tersebut memperkuat ikatan antara TNI dan rakyat, yang merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan kerukunan di wilayah tersebut. Masyarakat merasa diperhatikan dan dihargai atas dukungan yang diberikan.
Momen kebersamaan seperti acara bakar batu di Lanny Jaya ini diharapkan dapat terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Hubungan yang harmonis dan saling mendukung ini menjadi modal penting dalam pembangunan daerah dan menjaga kedaulatan negara. Melalui interaksi positif ini, TNI semakin diterima dan dicintai oleh masyarakat Papua.
Sumber: AntaraNews