Sorot
{{caption}}
Kronologi Pendi Tewas Ditembak Tetangga Gara-Gara Undangan Sunat

{{caption}}
Polisi Tewas Saat Operasi Narkoba di Kalteng, 2 Personel Hilang

{{caption}}
Gara-gara Undangan Sunat, Pendi Tewas Ditembak Tetangga

{{caption}}
Polisi Kerahkan 3 Peleton Pasukan ke Lokasi Pesawat Dibakar KKB

{{caption}}
Kebut Digitalisasi Pembelajaran, Pemerintah Targetkan 16.557 Sekolah Terkoneksi Internet di 2026

{{caption}}
Motif KKB Bakar Pesawat Pembawa Kemanusiaan di Yahukimo

Topik Terkait
{{caption}}
Kapuspen TNI Jelaskan Pengerahan TNI dalam Demo: Bantu Polisi, Bukan Intimidasi

Kapuspen TNI Brigjen Muhamad Nas angkat bicara mengenai Pengerahan TNI dalam Demo mahasiswa di Jakarta Pusat. Ia menegaskan personel TNI hanya bersifat membantu kepolisian, bukan mengintimidasi.

{{caption}}
Penjelasan Kejagung soal Kehadiran Prajurit TNI di Sidang Chromebook Seret Nadiem Makarim

Menjawab klaim itu, Direktur Penuntutan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Riono Budisantoso jelaskan maksud kehadiran prajurit TNI.

TNI
{{caption}}
Penjelasan Lengkap TNI soal Penjagaan ala Militer di Rumah Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah

Namun, Kepala Pusat Penerangan TNI (Kapuspen TNI), Mayjen Kristomei Sianturi meluruskan kabar tersebut.

TNI
{{caption}}
Puan Maharani Minta Klarifikasi TNI Soal Penugasan Prajurit Jaga di Kejaksaan

etua DPR RI Puan Maharani meminta TNI memberi penjelasan resmi soal pengerahan prajurit untuk menjaga kantor kejaksaan.

{{caption}}
Kejagung Jelaskan Alasan Prajurit TNI Jaga Kejati dan Kejari Bukan dengan Polisi

Harli membantah pengerahan prajurit TNI untuk Kejaksaan disebabkan adanya berbagai isu, salah satunya soal penguntitan Jampidus oleh polisi.

{{caption}}
Penjelasan Menko Polhukam soal POM TNI Jaga Gedung Kejagung

Hadi menyebut penjagaan dari TNI untuk wilayah Gedung Kejagung direalisasikan saat dirinya Panglima.

{{caption}}
MK Nilai Kehadiran Mayor Teddy di Barisan Pendukung Prabowo saat Debat Capres Tidak Langgar UU

MK menilai dalil permohonan Anies-Cak Imin soal dugaan ketidaknetralan TNI dengan kehadiran Mayor Teddy Indra Wijaya di Debat Capres tidak beralasan hukum.

{{caption}}
VIDEO: TPN Keras Kecam Mayor Teddy Ajudan Prabowo

Aria tegas mengatakan TNI tidak boleh ikut berpihak ke salah satu capres dengan alasan apapun

{{caption}}
Ada Kolonel TNI Aktif Terseret Kasus Korupsi MBG

Kejaksaan Agung mengungkap adanya dugaan keterlibatan seorang Kolonel TNI aktif yang berinisial BU dalam penyidikan kasus korupsi MBG.

{{caption}}
Mitigasi Latsarmil Kemhan: Pastikan Keamanan Peserta Calon Manajer Koperasi Merah Putih

Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengambil langkah mitigasi komprehensif dalam Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Merah Putih, memastikan keamanan dan kesehatan peserta melalui serangkaian pemeriksaan ketat dan penyesuaian program

{{caption}}
Satgas Pamtas Yonif 511/DY Perkuat Kemanunggalan TNI melalui Karya Bakti di Mamberamo Raya

Prajurit Satgas Pamtas Yonif 511/DY menggelar karya bakti membersihkan rumah tokoh masyarakat di Mamberamo Raya, Papua, mempererat hubungan dan menanamkan semangat gotong royong.

{{caption}}
Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Urus Pertanian, TNI Tanam Kedelai-Tebu

Dia meyakini upaya tersebut akan membuat Indonesia bangkit menjadi lebih baik.

{{caption}}
Kemhan Ungkap Penyebab Meninggalnya Peserta SPPI Saat Latihan Militer: Heat Stroke dan Henti Jantung

Kemhan menyatakan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan serta memastikan perhatian terhadap penanganan peristiwa.

{{caption}}
Operasi Senyap di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz 2026 Tangkap Terduga Anggota KKB

Terduga berinisial AB alias UB diamankan dalam operasi yang dilakukan sebagai bagian dari upaya penegakan hukum dan menjaga situasi keamanan di wilayah Papua.

{{caption}}
Nadiem Makarim dalam 'The Last Dance': Hukum Diterima dan Pembelaan Diajukan

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim dijatuhi hukuman 10 tahun penjara akibat terlibat dalam kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook.

{{caption}}
Nadiem Makarim: Terima Kasih Para Pengemudi Ojol, Salam Satu Aspal

Nadiem dijatuhi hukuman penjara selama 10 tahun dan dikenakan denda sebesar Rp 1 miliar terkait kasus korupsi yang melibatkan pengadaan Chromebook.

{{caption}}
Sosok Andi Saputra, Hakim Beda Pendapat Dalam Sidang Vonis Nadiem Makarim

Hakim Andi Saputra menyebutkan bahwa bukti chat WhatsApp mengenai korupsi Chromebook tidak lengkap.

{{caption}}
Perjalanan Kasus Nadiem Makarim hingga Divonis 10 Tahun Kasus Korupsi Chromebook

Kasus korupsi dalam pengadaan Chromebook telah melalui proses persidangan yang panjang, dan Nadiem Makarim dijatuhi hukuman penjara selama 10 tahun.

{{caption}}
Hakim Vonis Nadiem 10 Tahun dan Ganti Rugi Rp 1 Miliar Kasus Korupsi Chromebook

Nadiem dijatuhi hukuman penjara selama sepuluh tahun.

{{caption}}
Disoraki Pendukung Nadiem, Jaksa: Kami Tak Pernah Kriminalisasi Anak Bangsa

Jaksa mendapatkan sorakan dari pendukung Nadiem ketika menyampaikan bantahan terkait tuduhan mengkriminalisasi anak bangsa.