Sorot
{{caption}}
Kanada vs Qatar: Hattrick Spesial Jonathan David dan Kemenangan Bersejarah Kanada

{{caption}}
Kinerja Seskab Teddy di Mata Sahroni

{{caption}}
GTA 6 Buka Pre-order, Rockstar Games Simpan Detail Penting

{{caption}}
BGN Mulai Berbenah

{{caption}}
Swiss vs Bosnia dan Herzegovina: Super Sub Bernama Johan Manzambi

{{caption}}
Jual Beli SPPG, Satu Dapur Dibanderol hingga Rp 100 Juta

Topik Terkait
{{caption}}
Status Gunung Lewotobi Laki-laki Naik ke Level Awas Usai Erupsi Selasa Malam

Suara menggelegar menggema saat Gunung Lewotobi meletus, dan semburan abu vulkanik meluncur setinggi 9 kilometer di atas puncaknya.

{{caption}}
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi 3 Kali dalam Sehari, Warga Diminta Waspada Banjir Lahar

Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur kembali erupsi tiga kali pada Minggu pagi, memuntahkan kolom abu hingga 800 meter. Warga diimbau waspada dan tidak beraktivitas di zona bahaya.

NTT
{{caption}}
FOTO: Dahsyatnya Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Kilatan Petir Mengiringi Semburan Abu Setinggi 10 Kilometer

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki dengan memuntahkan material letusan setinggi 10 km, Jumat (01/08/2025).

{{caption}}
FOTO: Erupsi Dahsyat Gunung Lewotobi Laki-Laki, Kolom Abu Capai 18 Kilometer

Gunung Lewotobi Laki-laki kembali menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi dengan erupsi dahsyat pada Senin (07/07/2025).

{{caption}}
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus, Warga Terjebak Abu dan Kerikil

Warga melapor, hujan pasir dan kerikil melanda sejumlah desa di Wulanggitang, seperti Desa Pululera, Waiula, Hewa, Pantai Oa, dan Ojan Detun.

{{caption}}
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Besar, Warga NTT Dilanda Hujan Kerikil dan Lumpur

Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali meletus, Kamis (20/3) tadi malam.

{{caption}}
Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi: Terdengar Ledakan Besar Disusul Hujan Kerikil, Warga Diminta Waspada Banjir Lahar

Ketinggian kolom abu terpantau mencapai 8.000 meter.

{{caption}}
Cerita Warga Berbondong-bondong Angkut Ternak Akibat Desa Terdampak Erupsi Lewotobi

Warga desa itu dibantu sejumlah kerabat untuk membawa barang dan ternak ke atas mobil.

{{caption}}
FOTO: Kepanikan Warga saat Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Dahsyat

Gunung Lewotobi Laki-Laki meletus dahsyat pada Kamis (7/11). Letusan yang diiringi semburan material vulkanik setinggi 5.000 meter itu memicu kepanikan warga.

{{caption}}
25 Sekolah dan 2.384 Rumah Rusak Dampak Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki

Sedangkan korban meninggal dunia terdata 10 orang dan luka-luka sebanyak 53 orang.

{{caption}}
FOTO: Potret Pilu Satu Keluarga Tewas Tertimbun Reruntuhan Akibat Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki

Letusan dahsyat Gunung Lewotobi Laki-laki memicu lontaran material mencapai 6 kilometer yang menghujani lebih dari 7 desa di sekitarnya.

{{caption}}
10.295 Jiwa Terdampak Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki

Tercatat total ada sebanyak 2.735 keluarga atau 10.295 jiwa yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

{{caption}}
Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Kolom Abu Vulkanik Capai 1.000 Meter

Gunung Lewotobi Laki-Laki mengalami erupsi lagi pada Kamis siang, 11 Juni 2026, tepatnya pukul 12.43 Wita.

{{caption}}
Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Aktif, Warga Diimbau Kosongkan Radius 5 Km

Gunung Lewotobi Laki-Laki erupsi pada Jumat siang, 5 Juni 2026, sekitar pukul 11.15 WIT.

{{caption}}
Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi 23 April 2026, Kolom Abu Capai 1.800 Meter

Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terletak di Flores Timur, NTT, mengalami erupsi kembali pada hari Kamis pagi, 23 April 2026, tepatnya pada pukul 07.21 Wita.

{{caption}}
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Warga Diimbau Tetap Waspada

Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur kembali erupsi pada Jumat pagi, dengan kolom abu mencapai 500 meter. Masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada terhadap potensi bahaya vulkanik.

{{caption}}
Wakapolri Resmikan Early Warning System Gunung Lewotobi Laki-Laki, Tingkatkan Keselamatan Warga Flores Timur

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo meresmikan Early Warning System Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, NTT. Sistem ini wujud nyata komitmen Polri dalam melindungi masyarakat dari bencana vulkanik.

{{caption}}
Status Gunung Lewotobi Laki-laki di Flotim Naik ke Level Awas: Waspada Erupsi Eksplosif

Badan Geologi telah menaikkan status Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur ke Level IV (Awas) mulai Senin malam, mengindikasikan potensi erupsi eksplosif yang perlu diwaspadai masyarakat.

{{caption}}
Gunung Soputan Berstatus Waspada, Pendaki dan Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Pada periode 16 hingga 31 Mei 2026, aktivitas gempa yang terjadi di Soputan didominasi oleh faktor tektonik yang berasal dari jarak jauh.

{{caption}}
PVMBG Imbau Masker Gunung Lewotobi, Warga Wajib Waspada Hujan Abu dan Potensi Lahar Hujan

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur terus terjadi. PVMBG Imbau Masker Gunung Lewotobi bagi warga terdampak hujan abu, serta mengingatkan potensi lahar hujan yang mengancam keselamatan.

{{caption}}
ESDM Catat 93 Gempa Embusan, Aktivitas Gunung Karangetang Tetap Waspada

Kementerian ESDM melaporkan 93 gempa embusan di Gunung Karangetang periode awal Mei 2026. Simak detail aktivitas vulkanik dan rekomendasi kewaspadaan terkini untuk menghadapi potensi bahaya.

{{caption}}
Kementerian ESDM Imbau Warga Waspada, Status Gunung Awu Naik Jadi Siaga

Peningkatan aktivitas kegempaan membuat Status Gunung Awu di Pulau Sangihe naik menjadi Level III (Siaga). Kementerian ESDM mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius bahaya demi keselamatan.

{{caption}}
Tim SAR Lanjutkan Pencarian Tiga Pendaki Hilang Gunung Dukono di Tengah Tantangan Aktivitas Vulkanik

Operasi pencarian tiga pendaki hilang Gunung Dukono kembali dilanjutkan pada hari kedua. Tim SAR gabungan menghadapi medan berat dan aktivitas vulkanik tinggi untuk menemukan dua WNA dan satu WNI yang masih dalam pencarian.

{{caption}}
Pencarian SAR Gunung Dukono: Tiga Pendaki Hilang, Dua WNA Terdeteksi di Kawah Aktif

Tim SAR Gunung Dukono terus berupaya menemukan tiga pendaki, termasuk dua WNA, yang hilang pasca-erupsi. Kondisi ekstrem dan aktivitas vulkanik tinggi menghambat evakuasi, sementara satu WNI masih dalam pencarian.