Sam Goodman Incar Gelar Dunia, Siap Hadapi Rodrigo Ruiz di Wollongong
Sam Goodman, mantan juara WBO Oriental dan IBF Inter-Continental, mengincar kesempatan emas merebut gelar juara dunia pertamanya. Ia akan menghadapi Rodrigo Ruiz di kelas super bantam demi mewujudkan impian tersebut.
Petinju Australia Sam Goodman kini memiliki target baru dalam kariernya. Mantan juara WBO Oriental kelas bantam (53,5kg) dan IBF Inter-Continental kelas super bantam (55,3kg) ini mengincar kesempatan lain merebut gelar juara dunia pertamanya. Ia akan kembali naik ring pada 5 April mendatang di WIN Entertainment Centre, Wollongong, Australia, menghadapi Rodrigo Ruiz dari Argentina.
Pertarungan ini menjadi krusial bagi Goodman dalam usahanya mewujudkan impian meraih sabuk juara dunia. Dengan rekor 21 kemenangan (delapan KO) dan hanya satu kekalahan, Goodman bertekad mengalahkan Ruiz. Kemenangan atas Ruiz diharapkan membawanya selangkah lebih dekat menantang juara dunia kelas bantam super, Naoya Inoue.
Goodman tidak meremehkan lawannya, Rodrigo Ruiz, yang dikenal sebagai petarung tangguh dan belum banyak menelan kekalahan. Meskipun demikian, petinju berusia 27 tahun ini tetap optimistis dan yakin akan kemampuannya mengungguli Ruiz. Pertandingan ini juga akan menandai penampilan pertamanya di kandang sendiri sejak Juli 2024.
Jalan Menuju Gelar Dunia: Tantangan Rodrigo Ruiz
Sam Goodman sangat antusias menyambut pertarungan melawan Rodrigo Ruiz, yang akan berlangsung di kandang sendiri, Wollongong, Australia. Ia melihat pertandingan ini sebagai batu loncatan penting untuk kembali ke jalur perebutan gelar juara dunia. Goodman menegaskan bahwa mengalahkan Ruiz adalah langkah esensial untuk membuka pintu kesempatan tersebut.
"Ini semua tentang terus maju untuk mendapatkan kesempatan lain (merebut gelar juara dunia), mengalahkan orang ini pasti akan mewujudkannya," kata Sam Goodman dalam laman resmi The Ring. Petinju berusia 27 tahun ini tidak terlalu mempermasalahkan siapa lawan yang akan dihadapinya, asalkan ia mendapatkan kesempatan untuk memperebutkan gelar juara. Baginya, hal terpenting saat ini adalah menempatkan diri pada posisi terbaik.
Goodman mengakui bahwa Ruiz adalah petarung yang bagus dan akan menjadi tantangan yang berbeda baginya. Namun, ia yakin dapat mengunggulinya di atas ring. Pertarungan ini juga akan menjadi momen penting bagi Goodman untuk menunjukkan performa terbaiknya di hadapan para pendukungnya.
Perjalanan dan Target Kelas Bantam Super
Perjalanan Sam Goodman menuju gelar juara dunia tidaklah mudah, ia pernah dua kali hampir menghadapi juara dunia tak terkalahkan Naoya Inoue. Kesempatan tersebut seharusnya terjadi pada Desember 2024 dan Januari 2025, namun cedera saat latihan tanding mencegah pertahanan wajib itu terjadi. Setelah itu, Goodman sempat naik ke kelas bulu (57,2kg), namun gagal menantang pemegang gelar dalam pertarungan sengit 12 ronde pada Agustus lalu.
Kini, Goodman berfokus pada kelas berat yang lebih sesuai dengan kemampuannya, yaitu kelas bantam super. Ia memiliki ambisi besar untuk menantang Naoya Inoue, petinju yang dikenal sebagai "Monster" dan memegang empat sabuk juara dunia (WBA, WBC, IBF, dan WBO). Goodman percaya bahwa kemenangan atas Ruiz akan membuktikan kelayakannya untuk menghadapi petinju sekaliber Inoue.
"Saya sangat antusias dengan kesempatan ini dan akan memanfaatkannya sebaik mungkin. Tidak ada keraguan sedikit pun, saya akan memenangkan pertarungan ini dan mengangkat tangan saya sebagai pemenang," ujarnya penuh keyakinan. Tekad kuat ini menjadi modal utama bagi Goodman dalam mengejar impiannya.
Profil Lawan: Rekor Impresif Rodrigo Ruiz
Meskipun Sam Goodman memiliki keyakinan tinggi, Rodrigo Ruiz bukanlah lawan yang bisa dianggap enteng. Petinju asal Argentina ini memiliki rekor yang impresif dengan hanya satu kekalahan dari 24 pertandingan profesionalnya. Ruiz juga dikenal memiliki kekuatan pukulan yang mematikan, terbukti dengan 17 kemenangan KO yang telah ia raih.
Ruiz telah menjadi petinju profesional selama lima tahun dan menunjukkan perkembangan yang signifikan. Ia berhasil memenangkan 22 pertarungan pertamanya dan meraih gelar kontinental pada Juli 2022. Setelah itu, ia berhasil mempertahankan gelarnya sebanyak sembilan kali, terus membangun momentum dalam kariernya.
Kekalahan pertamanya terjadi pada Juli 2025, saat ia meninggalkan tanah kelahirannya untuk pertama kali dan dikalahkan berdasarkan poin dalam 10 ronde oleh Mukhammad Shekhov. Namun, Ruiz telah bangkit kembali dan meraih kemenangan setelah kekalahan tersebut, menunjukkan mentalitas seorang juara. Ini menjadikan pertarungan melawan Goodman sebagai ujian sesungguhnya bagi kedua petinju.
Sumber: AntaraNews