RSUD Barabai Perkuat Layanan Kanker dan KIA, Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat Kalsel
RSUD H Damanhuri Barabai di Kalimantan Selatan terus berinovasi memperkuat layanan kanker dan KIA, serta penyakit jantung, stroke, dan urologi, demi pemerataan akses kesehatan berkualitas di daerah.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Damanhuri Barabai, yang berlokasi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel), secara aktif meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Fokus utama peningkatan ini adalah pada penanganan penyakit kanker, jantung, stroke, urologi, serta kesehatan ibu dan anak (KIA).
Direktur RSUD H Damanhuri Barabai, Nanda Sujud Andi Yudha Utama, menyambut baik kunjungan tim dari RSUD Ulin Banjarmasin. Kunjungan ini merupakan bagian dari visitasi dan advokasi untuk pengampuan pelayanan KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, Urologi) dan KIA di rumah sakit tersebut.
Inisiatif ini bertujuan untuk menyetarakan kemampuan fasilitas kesehatan, memperluas jangkauan layanan, serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat. Program ini juga menjadi wujud nyata dari transformasi kesehatan nasional melalui penguatan sistem rujukan yang dikenal sebagai Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN) dalam bentuk pengampuan pelayanan.
Kolaborasi Strategis untuk Peningkatan Mutu Layanan
Peningkatan kualitas layanan di RSUD H Damanhuri Barabai didukung oleh kolaborasi strategis dengan RSUD Ulin Banjarmasin, rumah sakit rujukan milik Pemerintah Provinsi Kalsel. Visitasi yang dilakukan oleh tim RSUD Ulin Banjarmasin melibatkan direktur atau perwakilan RSUD Ulin, tim pengampuan kanker, tim pengampuan KIA, serta unsur pejabat daerah dan legislatif setempat.
Direktur Nanda Sujud Andi Yudha Utama menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari upaya pemerataan kemampuan fasilitas kesehatan. Selain itu, upaya ini juga bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan mutu layanan kesehatan yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas.
Program ini merupakan implementasi dari transformasi kesehatan nasional melalui penguatan sistem rujukan. Sistem ini dikenal sebagai Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN), yang berfokus pada pengampuan pelayanan untuk penyakit-penyakit kritis dan kesehatan ibu dan anak.
Inovasi dan Apresiasi dalam Layanan Kesehatan
RSUD H Damanhuri Barabai berkomitmen untuk terus berinovasi dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan. Salah satu inovasi yang siap diterapkan adalah penggunaan sistem digital yang bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pasien.
Nanda menyatakan bahwa pihaknya secara berkelanjutan berupaya meningkatkan mutu layanan, khususnya pada layanan KJSU dan KIA, melalui berbagai terobosan. Komitmen ini mendapatkan apresiasi dari RSUD Ulin Banjarmasin, terutama terkait dengan angka kematian ibu dan anak di Kabupaten HST yang relatif lebih rendah dibandingkan beberapa daerah lain, yang menjadi indikator positif penyelenggaraan layanan KIA.
Tim Pengampuan Kanker, yang diwakili oleh Ika K. Oktaviyanti, memberikan sejumlah saran dan rekomendasi strategis untuk lebih memperkuat layanan kanker di RSUD Barabai. Sementara itu, Tim Pengampuan KIA memberikan motivasi untuk tahapan akreditasi rumah sakit, mulai dari tingkat madya, utama, hingga paripurna.
Melalui berbagai kegiatan ini, RSUD Barabai diharapkan dapat semakin memperkuat kapabilitasnya dalam penanganan kanker dan kesehatan ibu dan anak. Hal ini sekaligus bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Sumber: AntaraNews