Kukar Pangkas Waktu Tunggu Pasien Kanker dengan Layanan Radioterapi Baru
Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil memangkas waktu tunggu pasien kanker hingga tiga bulan berkat hadirnya layanan radioterapi canggih di RSUD Aji Muhammad Parikesit, menandai peningkatan signifikan kualitas kesehatan daerah.
Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, kini menghadirkan terobosan penting dalam penanganan penyakit kanker. Layanan radioterapi di rumah sakit setempat berhasil memangkas waktu tunggu pasien hingga tiga bulan. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kukar dan sekitarnya.
Peresmian layanan ini dilakukan oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Tenggarong pada Kamis (15/1/2026). Kehadiran fasilitas canggih ini menempatkan Kukar sebagai kabupaten pertama di Provinsi Kalimantan Timur yang memiliki layanan radioterapi. Langkah strategis ini diharapkan mampu memberikan akses pengobatan yang lebih cepat dan efektif.
Data dari RSUD Aji Muhammad Parikesit menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2024, terdapat 540 pasien asal Kukar yang dirujuk untuk tindakan radioterapi. Angka ini belum termasuk pasien dari Kutai Barat, Mahakam Ulu, serta wilayah sekitar yang juga membutuhkan penanganan serupa.
Inovasi Layanan Kesehatan Unggulan di Kukar
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa layanan radioterapi ini merupakan upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat. Fasilitas ini tidak hanya melayani pasien yang sakit, tetapi juga terbuka untuk medical check-up. Masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas perawatan VIP dan VVIP di Cancer Centre maupun Paviliun Nuri.
Peresmian Paviliun Nuri, Layanan Kanker/Onkologi Terpadu (Cancer Centre), serta jalan akses baru ke RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang menjadi bukti komitmen Kukar. Paviliun Nuri hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan eksekutif di luar skema BPJS Kesehatan. Ini menunjukkan fleksibilitas dalam penyediaan akses layanan kesehatan.
Keberadaan layanan radioterapi di Kukar menjadi tonggak sejarah baru bagi pelayanan kesehatan di tingkat kabupaten. Hal ini diharapkan dapat mengurangi beban pasien dan keluarga yang sebelumnya harus menempuh perjalanan jauh. Mereka tidak perlu lagi ke kota besar untuk mendapatkan penanganan kanker yang memadai.
Fasilitas Canggih di Cancer Centre dan Paviliun Nuri
Layanan Kanker/Onkologi Terpadu atau Cancer Centre berlokasi di Gedung Murai, kawasan RSUD Aji Muhammad Parikesit. Salah satu fasilitas utamanya adalah alat radioterapi yang telah resmi beroperasi. Alat ini menjadi bagian penting dalam penanganan komprehensif bagi pasien kanker di wilayah tersebut.
Bupati Aulia Rahman Basri, yang juga seorang dokter, menjelaskan bahwa Cancer Centre mampu menangani berbagai kondisi pasien. Pasien yang masih bisa menjalani operasi atau yang tidak operable dapat ditangani di fasilitas ini. Bahkan, pasien yang tidak merespons kemoterapi juga bisa mendapatkan tindakan radioterapi di sini.
Sementara itu, Paviliun Nuri menawarkan layanan kesehatan eksekutif dengan lokasi strategis di bagian depan RSUD AM Parikesit. Paviliun ini dilengkapi dengan Poliklinik Eksekutif serta ruang perawatan VIP dan VVIP. Desain eksklusifnya menjamin kenyamanan maksimal bagi pasien yang memilih layanan premium.
Pengembangan RSUD AM Parikesit Menuju Layanan Terpadu
Direktur RSUD AM Parikesit, Martina Yulianti, menjelaskan bahwa pembangunan gedung kanker terpadu adalah bagian dari pengembangan rumah sakit. Pengembangan ini bertujuan menuju sistem pelayanan berbasis 24 kelompok pelayanan sesuai Major Diagnostic Categories (MDC). Ini merupakan standar baru dalam klasifikasi rumah sakit.
Martina menambahkan, rumah sakit kini tidak lagi diklasifikasikan hanya berdasarkan kelas A, B, C, dan D. Klasifikasi baru mempertimbangkan kemampuan sumber daya manusia, sarana, prasarana, serta alat kesehatan. Penilaian ini mencakup 24 area spesialisasi medis.
Area spesialisasi tersebut meliputi jantung, paru, uronefro, hepatobilier, saraf, mata, jiwa, dan trauma. Pengembangan ini menunjukkan komitmen RSUD AM Parikesit untuk menjadi pusat rujukan yang komprehensif. Tujuannya adalah menyediakan layanan medis yang lebih spesifik dan berkualitas tinggi.
Sumber: AntaraNews