Rapat Baleg DPR soal RUU Perkoperasian Memanas, Dipicu Hanya Satu Pimpinan yang Hadir
Badan Legislasi (Baleg) DPR menggelar rapat pleno bersama Tim Ahli atas penyusunan RUU Tentang Perubahan UU Nomor 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian
Badan Legislasi (Baleg) DPR menggelar rapat pleno bersama Tim Ahli atas penyusunan RUU Tentang Perubahan UU Nomor 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/3).
Namun, rapat pleno tersebut memanas saat tim ahli memaparkan materi lantaran pimpinan baleg hanya hadir oleh satu orang yakni Wakil Ketua Baleg DPR, Sturman Pandjaitan.
Sementara, merujuk pada tata tertib jika menggelar rapat harus dihadiri minimal dua pimpinan. Protes tersebut pun dilayangkan oleh Anggota Baleg Abidin Fikri.
"Izin pimpinan interupsi, ini walaupun udah jalan, ya kita harus mengingatkan juga rapat ini kan, rapat apa ini? Hah, pleno, di Tatib pimpinan boleh enggak satu? Tatib harus dua pimpinan, absennya baru satu tuh. Mohon maaf ini Pak Ketua," kata Abidin.
Sturman pun menjelaskan, Ketua Baleg Bob Hasan sempat menghadiri rapat pleno. Namun, Bob Hasan keluar sebelum rapat pleno selesai.
"Jadi gini, bapak kan tadi datang terlambat ya, Pak Bob tadi hadir di sini tapi keluar dia lagi," jawab Sturman.
Namun, Abidin mengatakan, jika dilembar absensi tidak ada tanda tangan dari Bob Hasan.
"Iya makanya saya minta cek coba lihat absen pimpinannya, cuma satu tanda tangannya. Soal dia pergi tapi tanda tangan dulu," ucap Abidin.
Sturman pun mencoba menjelaskan, pimpinan Baleg DPR tidak pernah melanggar tatib jika menggelar rapat. Dia memastikan, semua pimpinan selalu hadiri rapat.
"Abidinnn, ini saya kasih tahu dulu. Pimpinan di badan legislasi ini mostly nggak pernah absen," kata Sturman.
Anggota DPR Protes
Akan tetapi, Abidin tetap ngotot lantaran di lembar absensi hanya ada satu tanda tangan pimpinan yakni Sturman.
"Kenapa? Enggak izin pimpinan saya interupsi, makanya saya absennya, mana absennya satu orang pimpinan gitu loh. Kita kan enggak urusan soal fisiknya, dia datang kemudian buka segala macam, satu pergi karena urusan," jawab Abidin.
Akhirnya, Sturman pun meminta bantuan agar lembar absensi dibawa ke Bob Hasan agar ditandatangani.
"Antar ke ruangan pimpinan itu, biar ditandatangani mereka. Terima kasih Pak Abidin," ucap Sturman.