Putri KW Jadikan Kekalahan di India Open Evaluasi Penting Jelang Indonesia Masters 2026
Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, menjadikan kekalahannya di perempat final India Open 2026 sebagai bahan evaluasi krusial menjelang tampil di Daihatsu Indonesia Masters 2026.
Tunggal putri kebanggaan Indonesia, Putri Kusuma Wardani, mengambil pelajaran berharga dari kekalahan yang dialaminya di perempat final India Open 2026. Hasil ini akan menjadi bekal evaluasi penting bagi Putri KW sebelum berlaga di turnamen bergengsi Daihatsu Indonesia Masters 2026.
Dalam pertandingan perempat final ajang BWF Super 750 yang berlangsung di New Delhi pada Jumat, Putri harus mengakui keunggulan unggulan pertama asal Korea Selatan, An Se Young. Ia kalah dua gim langsung dengan skor 16-21, 8-21.
Meskipun langkahnya terhenti di India Open, Putri menegaskan kesiapannya untuk bangkit dan menargetkan penampilan yang lebih baik pada turnamen selanjutnya. Ajang Daihatsu Indonesia Masters 2026 akan berlangsung di Jakarta pada 20-25 Januari 2026.
Analisis Kekalahan Putri KW dari An Se Young
Putri Kusuma Wardani mengakui bahwa penampilannya di perempat final India Open 2026 jauh dari kata optimal. Pebulu tangkis berusia 23 tahun ini merasa banyak melakukan kesalahan sendiri selama pertandingan. "Hari ini bukan penampilan terbaik saya, banyak sekali melakukan kesalahan sendiri," ujar Putri, dikutip dari keterangan PBSI.
Meski telah berusaha bermain lepas tanpa beban sejak awal, Putri menilai hal itu belum cukup. Ia menghadapi lawan yang sangat tangguh dalam diri An Se Young. An Se Young, pebulu tangkis Korea Selatan, mampu tampil sangat efektif dan cerdas dalam mengatur permainan.
Terutama pada gim kedua, An Se Young berhasil mempercepat tempo permainan. Hal ini menyulitkan Putri untuk mengembangkan strategi dan permainannya sendiri. "Di luar itu, An Se Young bermain sangat baik. Tidak terlalu menekan tapi sangat efektif. Di gim kedua dia mempercepat tempo yang menyulitkan saya," tambah Putri.
Fokus dan Target Putri KW di Indonesia Masters
Dengan kekalahan ini, Putri Kusuma Wardani tidak ingin larut dalam kekecewaan. Ia menjadikan hasil di India Open sebagai momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Fokus utamanya kini adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk Daihatsu Indonesia Masters 2026.
Putri memiliki tekad kuat untuk meraih hasil yang lebih baik di turnamen kandang tersebut. Ia berjanji akan mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya di hadapan publik Istora Senayan. "Minggu depan di Daihatsu Indonesia Masters, semoga saya bisa mendapat hasil yang lebih baik. Saya akan bertekad mengeluarkan semua kemampuan di depan publik Istora," ungkap Putri penuh semangat.
Sementara itu, dengan tersingkirnya Putri, Indonesia kini hanya memiliki satu wakil di India Open 2026. Wakil tersebut adalah tunggal putra Jonatan Christie, yang berhasil melaju ke babak semifinal. Harapan Indonesia untuk gelar juara di India kini bertumpu pada Jonatan.
Sumber: AntaraNews