Drama Tiga Gim: Fajar/Joaquin Bawa Indonesia Imbang 2-2 Lawan Thailand di Piala Thomas 2026
Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin berhasil menyamakan kedudukan Indonesia menjadi 2-2 melawan Thailand di Piala Thomas 2026 setelah melalui laga sengit tiga gim.
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Nikolaus Joaquin, sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melawan Thailand dalam pertandingan kedua grup D Piala Thomas 2026. Laga sengit ini berlangsung di Forum Horsens, Horsens, pada hari Minggu, 26 April 2026.
Kemenangan dramatis Fajar/Joaquin melalui rubber gim sangat krusial bagi asa tim Merah Putih untuk terus bersaing. Pasangan baru ini harus berjuang keras mengatasi perlawanan ganda Thailand, Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul.
Mereka menampilkan performa yang penuh determinasi setelah sempat tertinggal di gim pertama. Hasil ini membuka kembali peluang Indonesia untuk meraih kemenangan penting atas Thailand di pertandingan penentu, yang akan menjadi laga kelima.
Perjuangan Sengit di Gim Pembuka Fajar/Joaquin
Memulai gim pertama, Fajar Alfian dan Nikolaus Joaquin yang baru berpasangan tampak belum menemukan ritme permainan terbaik mereka. Mereka tertinggal cukup jauh dengan selisih enam poin, 3-9, di awal pertandingan.
Meskipun demikian, Fajar/Joaquin tidak menyerah begitu saja dan mulai menunjukkan agresivitas. Mereka secara perlahan berhasil mendulang poin demi poin dan menyamakan kedudukan menjadi 16-16.
Namun, konsentrasi yang sedikit berkurang di penghujung gim membuat mereka harus mengakui keunggulan lawan. Gim pertama akhirnya ditutup dengan skor 19-21 untuk keunggulan ganda Thailand.
Kebangkitan Dramatis Fajar/Joaquin di Gim Kedua dan Ketiga
Memasuki gim kedua, Fajar/Joaquin tampil dengan skema permainan yang jauh lebih agresif dan menekan. Strategi ini membuahkan hasil, membuat mereka unggul empat poin, 14-10, atas ganda Thailand.
Dengan momentum di tangan, Fajar/Joaquin terus menjaga intensitas serangan mereka. Mereka berhasil menutup gim kedua dengan kemenangan 21-17, memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Di gim ketiga, Fajar/Joaquin kembali menunjukkan dominasi awal dengan unggul lima poin, 10-5. Namun, jual beli serangan yang intens membuat kedudukan kembali imbang 20-20.
Drama mencapai puncaknya di penghujung gim penentuan ketika Fajar/Joaquin terus menekan. Mereka memaksa Peeratchai/Pakkapon bermain dalam tempo tinggi. Setelah perjuangan yang sangat dramatis, Fajar/Joaquin akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 25-23, memastikan satu poin penting bagi Indonesia.
Kemenangan Krusial Fajar/Joaquin Membuka Peluang Indonesia
Kemenangan Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin ini sangat vital dalam menjaga asa tim Thomas Indonesia. Sebelumnya, Jonatan Christie harus mengakui keunggulan Kunlavut Vitidsarn dalam pertandingan rubber gim yang ketat, membuat kedudukan sementara 1-0 untuk Thailand.
Kemudian, Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani berhasil menghajar ganda Thailand Chaloempoen Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga, menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Namun, Alwi Farhan kembali membuat Indonesia tertinggal setelah takluk dari Panitchaphon Teeraratsakul, mengubah skor menjadi 2-1 untuk Thailand.
Dengan kemenangan Fajar/Joaquin, kedudukan kembali imbang 2-2, membuka peluang Indonesia untuk mengunci kemenangan. Pertandingan kelima akan menjadi penentu siapa yang akan keluar sebagai pemenang dalam laga grup D yang penuh tensi ini. Dukungan penuh kini tertuju pada wakil Indonesia berikutnya.
Sumber: AntaraNews