PSSI Pastikan Road Map Sepak Bola Indonesia Lengkap Diluncurkan Tahun 2026
Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers menyatakan road map lengkap sepak bola Indonesia akan diluncurkan pada 2026 setelah melalui studi mendalam, sementara PSSI membantah roadmap "Garuda Membara" yang beredar.
Jakarta, 21 November – Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers mengumumkan bahwa road map lengkap sepak bola Indonesia akan diluncurkan pada tahun 2026. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah jumpa pers yang berlangsung di GBK Arena, Jakarta, pada hari Kamis. Alex Zwiers menegaskan bahwa proses penyusunan road map ini memerlukan waktu.
Pria yang akrab disapa Alex tersebut menjelaskan bahwa dirinya masih dalam tahap mempelajari secara mendalam mengenai kondisi sepak bola Indonesia saat ini. Oleh karena itu, PSSI masih berada dalam proses untuk merumuskan rencana jangka panjang yang komprehensif dan berkelanjutan. Penundaan peluncuran hingga 2026 bertujuan untuk memastikan kualitas dan relevansi road map.
Alex menambahkan bahwa road map yang ada saat ini masih terus dipelajari dan akan diperbarui berdasarkan observasi serta evaluasi yang telah dilakukannya. PSSI berkomitmen untuk meluncurkan sebuah peta jalan yang benar-benar matang, terstruktur, dan disesuaikan secara khusus dengan lanskap sepak bola nasional.
Proses Penyusunan Road Map PSSI yang Matang
Alexander Zwiers menekankan pentingnya ketelitian dalam menyusun road map sepak bola Indonesia. Ia menyatakan bahwa proses ini membutuhkan perencanaan yang cermat agar hasilnya dapat terukur dan aman bagi perkembangan sepak bola nasional. Pengalaman dan observasinya selama ini menjadi dasar utama dalam pembaharuan road map.
"Sampai saat ini saya masih mempelajari mengenai sepak bola Indonesia. Jadi, kami masih ada dalam proses untuk bisa membuat rencana jangka panjang," kata Alex, menjelaskan alasan di balik jadwal peluncuran tersebut. Proses ini melibatkan analisis mendalam terhadap berbagai aspek, mulai dari pembinaan usia dini hingga performa tim nasional.
Ia memastikan bahwa road map yang akan diluncurkan pada 2026 nanti akan benar-benar matang dan terstruktur. "Jadi, kita perlu sangat teliti untuk mengetahui dengan pasti, terukur dengan baik, direncanakan dengan matang, sebuah peta jalan yang benar-benar aman dan disesuaikan secara khusus dengan lanskap sepak bola saat ini," ucap pria asal Belanda tersebut.
Komitmen PSSI untuk menghadirkan road map yang solid diharapkan dapat membawa dampak positif jangka panjang bagi kemajuan sepak bola Indonesia. Ini bukan hanya sekadar dokumen, melainkan panduan strategis yang akan menjadi fondasi bagi seluruh elemen sepak bola di Tanah Air.
Polemik Road Map "Garuda Membara" yang Beredar
Di tengah proses penyusunan road map resmi PSSI, belakangan ini sempat beredar sebuah dokumen road map berjudul "Garuda Membara" dalam format tiga slide. Dokumen tersebut memuat visi dan misi ambisius untuk sepak bola Indonesia hingga tahun 2034. Fondasi yang diusung adalah "Menyatukan dan Menginspirasi Bangsa", dengan identitas tim yang dibangun oleh unity (kebersatuan), bravery (keberanian), dan excellence (kesempurnaan).
Misi utama menuju 2034 yang tercantum dalam dokumen tersebut adalah PSSI akan fokus membangun sistem yang saling terhubung dan mencetak generasi baru pemain. Targetnya mencakup Indonesia menembus delapan besar Asia, rutin lolos Piala Dunia, serta mencapai peringkat FIFA 60–70. Ini menunjukkan ambisi besar untuk meningkatkan daya saing sepak bola nasional di kancah internasional.
Pada fase awal, road map "Garuda Membara" ini memuat target dan rencana PSSI mulai 2026. Programnya mencakup bersaing di 8 besar Piala Asia dan menembus peringkat 110 FIFA, serta membangun skuad U-23 untuk Kualifikasi Piala Asia 2027. Selain itu, terdapat rencana untuk menghubungkan pemain terbaik U-20 dan U-23 ke timnas senior, memastikan U-17 dan U-20 lolos ke Piala Asia, meluncurkan tim U-15 dan U-16 untuk memperkuat jalur pembinaan, hingga mendirikan Pusat Talenta Regional U-14 dan U-15 di empat wilayah guna memperluas jaringan scouting nasional.
Namun, terkait road map "Garuda Membara" ini, PSSI dalam beberapa kesempatan membantah bahwa dokumen tersebut berasal dari pihaknya. "Belum bisa menjawab, saya tidak akan komentar berkaitan dengan itu. Karena sumbernya dari mana saya juga belum tahu loh ini. Ya kan? Sumbernya dari mana? Apakah sumber dari PSSI?" kata Sumardji kepada wartawan saat latihan timnas U-22 Indonesia di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin. Penolakan ini menegaskan bahwa road map resmi PSSI masih dalam tahap penyusunan dan akan diluncurkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Sumber: AntaraNews