Program GoMudik Berangkatkan 4.000 Pengemudi Ojek Online Bersama Keluarga untuk Mudik Lebaran
Sebanyak 4.000 mitra pengemudi ojek online dan keluarga diberangkatkan dalam Program GoMudik, sebuah inisiatif mudik gratis yang bertujuan meringankan beban biaya perjalanan mereka menuju kampung halaman untuk Lebaran.
Ribuan mitra pengemudi ojek online (ojol) bersama anggota keluarga mereka diberangkatkan dalam program mudik gratis bertajuk "GoMudik: Pasti Ada Jalan Silaturahmi di Kampung Halaman" pada Jumat, 13 Maret 2026. Inisiatif ini memfasilitasi sekitar 4.000 peserta untuk pulang kampung menuju berbagai daerah tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera. Program ini dilepas secara simbolis di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, menghadirkan kebahagiaan bagi para pengemudi yang bekerja keras melayani masyarakat setiap hari.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), secara langsung melepas keberangkatan para peserta, menekankan pentingnya program ini. Beliau menyatakan bahwa GoMudik memberikan kebahagiaan tersendiri bagi mitra driver Gojek yang berjuang mencari nafkah sekaligus melayani masyarakat.
Program GoMudik ini merupakan hasil kolaborasi antara Gojek, GoTo, dan pemerintah, termasuk dukungan dari Kementerian Perhubungan. Tujuannya adalah untuk mendukung kelancaran arus mudik nasional dan meringankan beban biaya perjalanan bagi para pengemudi ojek online yang ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.
Apresiasi Pemerintah untuk Mitra Pengemudi Ojek Online
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menggarisbawahi peran krusial pengemudi ojek online dalam kehidupan masyarakat perkotaan. Mereka tidak hanya berperan dalam mencari nafkah bagi keluarga, tetapi juga sangat membantu mobilitas masyarakat melalui layanan transportasi berbasis aplikasi yang kini banyak digunakan.
AHY menilai bahwa pada momen spesial mudik Lebaran, para pengemudi ini layak mendapatkan kesempatan untuk pulang kampung dengan lebih mudah dan nyaman. Program GoMudik diharapkan dapat mengurangi atau meringankan biaya perjalanan dan transportasi bagi para mitra driver.
Pemerintah berkomitmen untuk memastikan arus mudik berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan secara aktif berupaya mendukung kelancaran perjalanan mudik Lebaran ini.
Gojek dan GoTo Wujudkan Silaturahmi Keluarga
CEO GoTo Gojek Tokopedia, Hans Patuwo, menjelaskan bahwa Program GoMudik ini adalah bentuk apresiasi mendalam kepada para mitra driver yang setiap hari bekerja keras melayani masyarakat. Para pengemudi Gojek tetap berjuang dalam berbagai kondisi cuaca demi memberikan layanan transportasi terbaik kepada pengguna.
Hans Patuwo menambahkan bahwa momen Idul Fitri adalah waktu yang sangat istimewa bagi para mitra driver untuk kembali ke kampung halaman dan berkumpul dengan keluarga tercinta. Program ini memungkinkan para pengemudi membawa serta anggota keluarga mereka, sehingga dapat merayakan Lebaran bersama.
Program GoMudik juga merupakan hasil kerja sama erat antara Gojek, GoTo, dan pemerintah, termasuk dukungan dari Kementerian Perhubungan. Kolaborasi ini bertujuan untuk mendukung kelancaran arus mudik nasional, memastikan perjalanan yang aman, tertib, dan terkoordinasi bagi seluruh peserta.
Destinasi dan Makna Tradisi Mudik Lebaran
Dalam Program GoMudik ini, terdapat lima kota tujuan utama bagi para peserta. Tiga di antaranya berada di Pulau Jawa, yaitu Kuningan di Jawa Barat, Semarang di Jawa Tengah, dan Surabaya di Jawa Timur.
Sementara itu, dua destinasi lainnya berada di luar Pulau Jawa, yakni Lampung dan Palembang. Para pemudik diberangkatkan secara bertahap menggunakan bus yang telah disiapkan panitia, dengan rute yang aman dan terorganisir.
Menteri Koordinator AHY sempat menyapa langsung para mitra pengemudi dan melihat antusiasme serta kebahagiaan mereka. Beliau menilai bahwa mudik bukan sekadar perjalanan tahunan, melainkan tradisi khas masyarakat Indonesia yang sarat makna sosial dan kekeluargaan, terutama di bulan Ramadhan yang mempererat silaturahmi.
Sumber: AntaraNews