Pramono Soroti Plafon SDN Pademangan Timur Roboh saat Hujan, Perintahkan Disdik Segera Perbaiki
Pramono juga meminta Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta ikut mengawasi proses penanganan tersebut.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta untuk segera menangani insiden plafon roboh SDN Pademangan Timur, Jakarta Utara.
"Untuk SDN Pademangan Timur, kalau memang benar roboh, saya segera perintahkan habis ini kepada dinas," kata Pramono di kawasan Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (13/1).
Pramono juga meminta Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta ikut mengawasi proses penanganan tersebut. Pramono menegaskan penanganan harus dilakukan secepatnya.
"Saya minta Pak Sekda untuk mengawasi, kepada dinas pendidikan untuk segera diselesaikan,” ujar dia.
Kronologi Roboh
Diketahui, hujan deras yang mengguyur Jakarta tidak hanya menyebabkan banjir, macet dan pohon tumbang. Plafon bangunan lantai 4 SDN 05 Pademangan Timur, Jakarta Utara roboh akibat diterjang hujan disertai angin. Plafon di 4 ruangan SD tersebut atau sepanjang 1 lorong.
“Info bangunan roboh di kelurahan Pademangan Timur, Jakarta Utara, Senin 12 Januari 2026, pukul 07.30 WIB,” kata Kapusdatin BPBD Jakarta, Yohan melalui pesan singkat kepada awak media, Senin (12/1).
Yohan menambahkan, kejadian berawal saat siswa sedang sarapan makan bergizi gratis (MBG) di kelas. Terlihat plafon roboh dari ujung depan kelas. Beruntung, tidak ada korban jiwa. Para pelajar langsung dievakuasi usai insiden tersebut.
“Siswa langsung dievakuasi ke lapangan oleh guru-guru dan untuk runtuhan plafon lanjut sampai ke 4 kelas yang terdampak,” ujar Yohan.
Sampai saat ini penanganan masih dilakukan oleh Tim BPBD Jakarta. Kejadian ini diduga karena hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang rembes dari atap sekolah ke plafon.
“Korban nihil, estimasi kerugian Rp 70 juta,” kata Yohan.