Prabowo Ungkap Ciri Bangsa Budak yang Kedaulatannya Mudah Dirampas
Presiden Prabowo Subianto mengatakan, keselamatan suatu bangsa dijamin oleh pertahanannya.
Presiden Prabowo Subianto mengatakan, keselamatan suatu bangsa dijamin oleh pertahanannya. Prabowo menyebut bangsa yang tak mau berinvestasi di sektor pertahanan, biasanya akan menjadi bangsa budak dan dirampas kemerdekannya.
"Sejarah manusia mengajarkan bahwa suatu bangsa yang tidak mau investasi terhadap pertahanannya sendiri biasanya kedaulatannya dirampas, biasanya kemerdekaannya dirampas. Biasanya bangsa itu menjadi bangsa budak," jelas Prabowo saat membuka Indo Defence Expo dan Forum di Jiexpo Kemayoran Jakarta, Rabu (11/6).
Menurut dia, Indonesia telah mengalami sejarah panjang terkait hal tersebut. Oleh sebab itu, Prabowo berkomitmen menjaga pertahanan untuk menjaga kemerdekaan dan kesejahteraan Indonesia.
"Ini adalah ajaran sejarah karena itu bangsa indonesia dari awal mengatakan bahwa bangsa Indonesia cinta damai tetapi bangsa Indonesia lebih cinta kemerdekaan. Pertahanan adalah salah satu jaminan terhadap kemerdekaan terhadap kesejahteraan," tuturnya.
Sejarah Indonesia
Prabowo menyampaikan Indonesia selama ratusan tahun dijajah oleh bangsa-bangsa lain. Dia menuturkan selama ratusan tahun itu, masyarakat Indonesia dihancurkan dan kekayaannya diambil oleh bangsa asing.
"Sejarah kita sendiri telah mengajarkan kepada kita bahwa ratusan tahun negara kita diduduki oleh bangsa-bangsa lain. Diduduki dan rakyat kita masyarakat kita budaya kita, politik kita dihancurkan dan kita menjadi milik bangsa lain dan kekayaan kita diambil," ujar Prabowo.
Untuk itu, dia menekankan pentingnya mengikuti perkembangan teknologi dan sains agar Indonesia tak tertinggal dengan bangsa lain. Khususnya, di sektor pertahanan.
"Expo ini dimaksud untuk memberi kesempatan bagi industri pertahanan dalam negeri. Industri pertahanan negara-negara sahabat, dunia akademisi di Indonesia, semua unsur-unsur pimpinan politik dan kemasyarakatan dan tentunya generasi muda RI untuk mengikuti perkembangan teknologi dan sains, khususnya di bidang pertahanan," pungkas Prabowo.