Prabowo Tiba di Indonesia Usai Lawatan Singkat ke Rusia dan Paris
Kedatangan Prabowo disambut langsung oleh Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI.
Presiden Prabowo Subianto kembali tiba di Indonesia, Rabu (15/4), usai melakukan kunjungan singkat ke Rusia dan Prancis. Dalam kunjungan itu, Prabowo bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Berdasarkan pantauan Youtube Sekretariat Presiden, pesawat Garuda Indonesia yang membawa Prabowo dan rombongan terbatas tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta Timur pada pukul 14.00 Wib. Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Kedatangan Prabowo disambut langsung oleh Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M. Herindra.
Usai turun dari tangga pesawat, Prabowo menyalami Gibran dan para pejabat negara yang hadir. Prabowo dan Gibran juga memberikan salam hormat.
Prabowo sempat berbincang singkat dengan para pejabat di bawah tangga pesawat. Tak lama, dia langsung meninggalkan Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, dengan menggunakan mobil Maung RI 1 bewarna putih.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan maksud dan tujuannya berkunjung ke Moskow, saat bertemu Presiden Rusia, Vladimir Putin di Istana Kremlin pada Senin, 13 Maret 2026. Prabowo mengatakan dirinya ingin berkonsultasi dengan Putin soal kondisi geopolitik dunia yang penuh ketidakpastiaan.
"Saya juga datang untuk konsultasi karena situasi geopolitik dunia mengalami perkembangan dan perubahan yang sangat cepat," kata Prabowo sebagaimana disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden pada Senin, 13 Maret 2026.
Menurut dia, Rusia telah berperan sangat positif dalam menghadapi kondisi geopolitik dunia saat ini. Oleh sebab itu, Prabowo ingin berkonsultasi dengan Putin untuk menghadapi situasi ke depan serta mempererat kerja sama dengan Rusia.
"Kami memandang bahwa Rusia telah berperan sangat positif dalam menghadapi kondisi geopolitik yang penuh ketidakpastian ini. Karena itu, kami merasa sangat perlu untuk konsultasi bagaimana kita hadapi situasi kedepan dan terutama kalau bisa kita terus mempererat kerjasama, terutama di bidang ekonomi dan energi," jelasnya.
Setelah itu, Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, Selasa (14/4). Kunjungan tersebut bagian dari rangkaian diplomasi yang dilakukan Prabowo, usai menemui Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow.
"Usai merampungkan kunjungan kenegaraannya ke Rusia, Presiden melanjutkan agenda lawatan ke Prancis dan bertemu dengan Presiden Republik Prancis, Yang Mulia Emmanuel Macron," demikian dikutip dari akun Instagram resmi @presidenrepublikindonesia, yang dikelola Badan Komunikasi Pemerintah RI, Rabu (15/4).
Pembahasan dengan Macron
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo dan Presiden Macron membahas penguatan kerja sama di berbagai sektor. Termasuk pengadaan alutsista dan penguatan industri pertahanan, transisi energi dan pengembangan energi baru terbarukan, infrastruktur dan transportasi, hingga pendidikan dan ekonomi kreatif.
Mitra di Kawasan Eropa
"Sebagai salah satu mitra penting di kawasan Eropa, Indonesia terus mendorong kerja sama berkelanjutan dengan Prancis guna membuka peluang kolaborasi baru yang semakin konkret dan saling menguntungkan bagi kedua negara," tulis akun @presidenrepublikindonesia dalam keterangannya.