Prabowo Lantik Andi Rahadian Jadi Dubes RI untuk Oman dan Yaman
Andi berjanji akan setia kepada UUD RI 1945 dan menjujung tinggi etika jabatan, serta bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab.
Presiden Prabowo Subianto melantik Andi Rahadian, sebagai Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman, berkedudukan di Muscat. Pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/4).
Pengangkatan Andi Rahadian sebagai Duta Besar RI berdasarkan Surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 31/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia.
Dia lalu membacakan sumpah jabatan Dubes RI di hadapan Prabowo. Andi berjanji akan setia kepada UUD RI 1945 dan menjujung tinggi etika jabatan, serta bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab.
"Demi Allah saya bersumpah, untuk diangkat menjadi duta besar luar biasa dan berkuasa penuh akan setia kepada Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," kata Andi.
"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab," sambung Andi.
Janji Perkuat Hubungan
Andi juga berjanji akan setia terhadap perintah dan petunjuk dari pemerintah pusat damam menjalanjalan tugas serta kewajibannya sebagai Dubes RI untuk Oman dan Yaman.
"Bahwa saya akan melakukan dengan setia, segala perintah dan petunjuk-petunjuk yang diberikan oleh pemerintah pusat dan saya akan memenuhi dengan setia segala kewajiban lain-lain yang ditanggungkan kepada saya oleh jabatan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh," tutur Andi mengikuti ucapan Presiden Prabowo.
Acara pelantikan ini dihadiri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sutan Najamuddin, Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago.
Kemudian, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Herindra, hingga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.