Presiden Prabowo Lantik Andi Rahadian sebagai Duta Besar RI untuk Oman dan Yaman

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Andi Rahadian sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman, menandai langkah penting dalam diplomasi Indonesia di Timur Tengah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Presiden Prabowo Lantik Andi Rahadian sebagai Duta Besar RI untuk Oman dan Yaman
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Andi Rahadian sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman, menandai langkah penting dalam diplomasi Indonesia di Timur Tengah. (AntaraNews)

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Jumat (10/4), secara resmi melantik Andi Rahadian sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman. Pelantikan ini berlangsung di Istana Negara, Jakarta, dalam sebuah upacara khidmat yang dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara.

Pengangkatan Andi Rahadian sebagai duta besar ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 31/P Tahun 2026. Keputusan tersebut secara spesifik menugaskan Andi Rahadian untuk berkedudukan di Muscat, ibu kota Kesultanan Oman, guna menjalankan tugas diplomatik ganda di kedua negara tersebut.

Langkah ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo untuk memperkuat hubungan bilateral dan strategis dengan negara-negara di kawasan Timur Tengah. Pelantikan Dubes Oman Yaman ini diharapkan dapat membuka babak baru kerja sama di berbagai sektor.

Prosesi pelantikan Andi Rahadian diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti. Dalam pembacaannya, Nanik Purwanti menegaskan penetapan Andi Rahadian sebagai Duta Besar LBBP untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman dengan kedudukan di Muscat.

Setelah pembacaan keputusan, Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan. Andi Rahadian mengucapkan sumpah setia untuk menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, berpegang teguh pada Undang-Undang Dasar 1945, serta menjunjung tinggi etika jabatan. “Akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas dan jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Presiden Prabowo diikuti oleh Andi.

Rangkaian acara pelantikan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh Andi Rahadian dan Presiden Prabowo, menandai sahnya pengangkatan tersebut. Setelah itu, Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan ucapan selamat kepada Duta Besar Andi Rahadian dan keluarganya, diikuti oleh para pejabat yang hadir.

Pengangkatan Andi Rahadian sebagai Duta Besar LBBP untuk Oman dan Yaman memiliki arti penting bagi diplomasi Indonesia di kawasan Timur Tengah. Oman adalah mitra dagang dan investasi yang signifikan, sementara Yaman, meskipun sedang menghadapi tantangan, tetap menjadi negara dengan potensi hubungan bilateral yang perlu dijaga.

Andi Rahadian diharapkan dapat memperkuat kerja sama ekonomi, sosial, dan budaya antara Indonesia dengan kedua negara tersebut. Tugas utama meliputi peningkatan perdagangan, promosi investasi, perlindungan warga negara Indonesia, serta partisipasi aktif dalam upaya perdamaian dan stabilitas regional.

Kehadiran seorang duta besar yang berkedudukan di Muscat untuk kedua negara ini menunjukkan fleksibilitas dan efisiensi dalam menjalankan misi diplomatik. Hal ini juga mencerminkan upaya Indonesia untuk menjaga dan mengembangkan hubungan baik dengan seluruh negara di dunia, terlepas dari kondisi geopolitik yang ada.

Acara pelantikan Andi Rahadian turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, menunjukkan pentingnya posisi diplomatik ini bagi pemerintah Indonesia. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh terhadap misi yang akan diemban oleh Duta Besar baru.

Para pejabat yang hadir antara lain:

  • Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka
  • Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra
  • Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan
  • Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi
  • Menteri Luar Negeri Sugiono
  • Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia
  • Jaksa Agung ST Burhanuddin
  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
  • Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya

Kehadiran para menteri dan pimpinan lembaga tinggi negara ini tidak hanya sebagai bentuk dukungan, tetapi juga sebagai simbol sinergi antarlembaga dalam mendukung kebijakan luar negeri Indonesia.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi