Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Pabrik Plastik Cengkareng, Diduga Akibat Petasan
Kepolisian masih mendalami penyebab pasti kebakaran pabrik plastik di Cengkareng yang terjadi Jumat dini hari, dengan dugaan kuat berasal dari petasan yang dimainkan remaja saat sahur.
Kepolisian Jakarta Barat tengah menyelidiki insiden kebakaran yang melanda sebuah pabrik plastik di kawasan Cengkareng. Peristiwa ini terjadi pada Jumat dini hari dan menimbulkan kerugian material yang signifikan.
Dugaan awal mengarah pada aktivitas sekelompok remaja yang menyalakan petasan untuk membangunkan sahur di sekitar lokasi kejadian. Pihak berwenang berupaya mengungkap fakta di balik insiden ini agar penyebab pasti dapat terungkap.
Lokasi kejadian berada di Jalan Bojong Raya Nomor 26, RT 05/RW 04 Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Penyelidikan mendalam diperlukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut dan menentukan langkah selanjutnya.
Dugaan Awal dari Tembakan Petasan
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Parman Gultom, menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk menguak penyebab kebakaran. "Masih dalam penyelidikan, karena diduga anak-anak sekitar bangunin sahur menggunakan petasan. Jadi masih kita lidik," ungkap Gultom melalui pesan singkat pada Jumat (20/3).
Gultom juga mengonfirmasi bahwa warga sekitar dan sekuriti pabrik telah berulang kali mengimbau para remaja untuk tidak menyalakan petasan atau kembang api. "Sudah diimbau oleh warga sekitar dan sekuriti supaya jangan menggunakan petasan atau kembang api saat bangunin sahur," tambahnya.
Meskipun demikian, kepolisian menekankan bahwa dugaan ini masih perlu dibuktikan lebih lanjut melalui proses investigasi. "Itu masih diduga ya (disebabkan tembakan petasan). Kita harus lakukan penyelidikan supaya jelas," tegasnya. Hingga kini, pihak pabrik belum membuat laporan polisi terkait insiden kebakaran ini.
Kronologi Insiden Kebakaran Pabrik Plastik Cengkareng
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, memberikan keterangan tambahan mengenai kronologi kejadian. Menurutnya, kebakaran yang melanda pabrik plastik di Cengkareng ini diduga kuat akibat lemparan petasan.
Berdasarkan pengakuan sekuriti di lokasi, petasan tersebut dilemparkan oleh sekelompok remaja. "Sementara diduga karena percikan petasan. Sekitar pukul 03.23 WIB, menurut penuturan sekuriti, pada awal kejadian, terdapat remaja bermain petasan," kata Syaiful saat dikonfirmasi di Jakarta.
Para remaja tersebut sempat mendapatkan teguran dari petugas sekuriti PT yang berlokasi persis di sebelah tempat kejadian perkara (TKP). Namun, teguran itu justru membuat mereka semakin intens menyalakan petasan di area tersebut.
Akibatnya, salah satu petasan masuk ke dalam area pabrik plastik dan memicu kobaran api yang membakar isi pabrik. Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran ini.
Sumber: AntaraNews