Ribuan jamaah memadati Masjid Muhammadiyah Al Barokah, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pada Jumat pagi, untuk menunaikan ibadah Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Pelaksanaan Shalat Idul Fitri Muhammadiyah Cengkareng ini menjadi momen kebersamaan dan kekhusyukan bagi umat Muslim di wilayah tersebut. Jalan Cendrawasih Raya sepanjang 400 meter ditutup sementara untuk menampung lautan jamaah yang hadir.
Shalat Idul Fitri digelar di Jalan Cendrawasih Raya, tepat di depan Masjid Al Barokah, yang merupakan masjid Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cengkareng. Sejak pukul 06.45 WIB, area shalat sudah dipenuhi oleh jamaah yang datang dari berbagai penjuru. Mereka tampak khusyuk mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah penting ini.
Kepadatan jamaah yang mengikuti Shalat Idul Fitri Muhammadiyah Cengkareng menunjukkan antusiasme tinggi umat Muslim dalam menyambut hari kemenangan. Deretan kendaraan roda dua dan roda empat juga terparkir rapi di sepanjang sisi Jalan Cendrawasih Raya. Suasana pagi itu dipenuhi dengan semangat kebersamaan dan kegembiraan Idul Fitri.
Advertisement
Advertisement
Pemandangan ribuan jamaah yang memadati Jalan Cendrawasih Raya menjadi sorotan utama dalam pelaksanaan Shalat Idul Fitri Muhammadiyah Cengkareng tahun ini. Jamaah mengenakan beragam pakaian Muslim, mulai dari batik hingga sorban kepala, menunjukkan kekayaan budaya Islam di Indonesia. Mereka berbaris rapi dan khusyuk di area shalat yang telah disiapkan.
Area jalan sepanjang 400 meter yang biasanya ramai dengan lalu lintas, kini berubah menjadi hamparan sajadah yang dipenuhi umat. Penutupan jalan ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan jamaah selama ibadah berlangsung. Kehadiran ribuan jamaah ini juga menegaskan peran penting Masjid Al Barokah sebagai pusat kegiatan keagamaan di Cengkareng.
Sekitar 1.500 hingga 2.000 jamaah diperkirakan mengikuti Shalat Id di Masjid Al Barokah pada pagi ini. Jumlah ini menunjukkan besarnya komunitas Muhammadiyah di Cengkareng dan sekitarnya. Antusiasme ini menjadi cerminan dari semangat kebersamaan dan ketaatan dalam menjalankan syariat Islam.
Advertisement
Advertisement
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri Muhammadiyah Cengkareng hari ini mengikuti ketetapan metode Hisab Wujudul Hilal. Metode ini merupakan perhitungan tanggal yang menjadi pedoman bagi Muhammadiyah dalam menentukan awal bulan Hijriah. Sekretaris DKM Masjid Al Barokah Cengkareng, Maulana Hasanuddin, menjelaskan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari ini, Jumat.
“Kami hari ini menggelar Shalat Id berdasarkan Hisab Wujudul Hilal, perhitungan tanggal, kalender 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari ini,” kata Maulana di lokasi, Jumat pagi. Penetapan ini selaras dengan keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Konsistensi dalam menggunakan metode ini menjadi ciri khas Muhammadiyah dalam penentuan hari-hari besar Islam.
Maulana juga menambahkan bahwa Shalat Id di Muhammadiyah selalu digelar di ruang terbuka, seperti jalanan atau lapangan. Hal ini sesuai dengan tradisi dan pedoman Muhammadiyah untuk menampung jamaah dalam jumlah besar. "Kemudian, sesuai dengan sebagaimana Muhammadiyah, bahwasannya Shalat Id digelar di jalanan, lapangan, ruang terbuka, maka pada hari ini Shalat Id jamaah Masjid Al Barokah Cengkareng digelar di area Jalan Cendrawasih Raya," ujarnya.
Advertisement
Advertisement
Masjid Al Barokah tidak hanya melayani warga Cengkareng Barat, tetapi juga menjadi magnet bagi jamaah Muhammadiyah dari wilayah lain di Jakarta. Masjid ini merupakan aset amal usaha Muhammadiyah yang dikelola oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cengkareng. Peran masjid ini sangat vital dalam membina umat dan menyelenggarakan kegiatan keagamaan.
Maulana Hasanuddin menjelaskan, "Biasanya jamaah Muhammadiyah yang sudah melaksanakan ibadah puasa Ramadhan dari banyak tempat itu ke sini juga, enggak hanya warga Cengkareng Barat atau Cendrawasih saja.” Hal ini menunjukkan daya tarik dan reputasi Masjid Al Barokah sebagai pusat kegiatan Muhammadiyah yang diakui.
Dengan pelaksanaan Shalat Idul Fitri Muhammadiyah Cengkareng yang sukses ini, Maulana berharap Idul Fitri tahun ini dapat membawa kedamaian dan keberkahan. Harapan ini ditujukan bagi seluruh masyarakat Indonesia, baik yang telah menunaikan Shalat Id maupun yang masih berpuasa Ramadhan di hari terakhir. Semangat kebersamaan dan toleransi diharapkan terus terjaga di tengah masyarakat.
Advertisement
Sumber: AntaraNews