Polda Lampung Catat Penurunan Drastis Kasus Laka Lantas Selama Ops Ketupat 2026
Polda Lampung berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) hingga 50 persen selama Operasi Ketupat Krakatau 2026, menunjukkan hasil positif dari upaya preventif dan preemtif yang ditingkatkan.
Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mencatat penurunan signifikan dalam jumlah kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026. Operasi yang berlangsung selama dua pekan, mulai dari 13 hingga 25 Maret 2026, ini menunjukkan hasil yang menggembirakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Hanya dua kasus laka lantas yang tercatat sepanjang periode Operasi Ketupat Krakatau tahun ini. Angka ini merupakan penurunan sebesar 50 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025, di mana tercatat empat kejadian kecelakaan.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, menyampaikan rasa syukurnya atas tren positif ini di Bandarlampung, Jumat (27/3). Ia menegaskan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polda Lampung tetap terkendali.
Upaya Preventif dan Preemtif Berbuah Hasil
Penurunan angka laka lantas ini merupakan cerminan dari peningkatan upaya preemtif dan preventif yang dilakukan oleh Polda Lampung. Edukasi di daerah rawan pelanggaran menjadi salah satu fokus utama yang ditingkatkan secara signifikan.
Kombes Pol Yuni Iswandari menjelaskan bahwa upaya edukasi di daerah rawan pelanggaran ditingkatkan sebesar 169 persen. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kepatuhan terhadap rambu lalu lintas dan keselamatan berkendara secara umum.
Selain itu, Subsatgas Patroli dan Pengaturan Lalu Lintas Polda Lampung terus mengoptimalkan kehadirannya di lapangan. Kehadiran petugas ini penting untuk menjamin kenyamanan dan keamanan para pemudik selama perjalanan mereka.
Intensitas pengaturan lalu lintas juga mengalami peningkatan sebesar 100 persen di berbagai titik krusial. Pengaturan ini dilakukan di pelabuhan, jalur arteri, rest area, serta lokasi parkir penyeberangan untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas.
Imbauan Keselamatan dan Kewaspadaan Masyarakat
Meskipun terjadi penurunan kasus laka lantas, Polda Lampung tetap mengimbau masyarakat untuk tidak lengah. Kombes Pol Yuni Iswandari mengingatkan pentingnya kewaspadaan selama melakukan perjalanan mudik.
Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum berangkat. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama yang memerlukan partisipasi aktif dari setiap pengendara.
Bagi masyarakat yang meninggalkan rumah untuk mudik, Polda Lampung juga berpesan untuk memastikan keamanan properti yang ditinggalkan. Periksa kembali semua pintu dan jendela, serta titipkan kepada tetangga atau petugas keamanan jika memungkinkan.
Selain itu, masyarakat diminta untuk selalu waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar. Kolaborasi antara masyarakat dan aparat keamanan sangat krusial untuk menjaga situasi tetap kondusif selama periode libur panjang ini.
Sumber: AntaraNews