PMI Cianjur Tangani Banjir di Desa Jamali, Kerahkan 25 Relawan dan Bantuan Logistik
Palang Merah Indonesia (PMI) Cianjur bergerak cepat tangani banjir di Desa Jamali, Kecamatan Mande, dengan mengerahkan 25 relawan untuk layanan kesehatan dan pembersihan fasilitas umum, serta mendistribusikan bantuan logistik bagi warga terdampak.
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menunjukkan respons cepat terhadap bencana banjir yang melanda Desa Jamali, Kecamatan Mande. Sebanyak 25 relawan, termasuk tenaga kesehatan, diterjunkan langsung ke lokasi pengungsian pada Sabtu (02/5) untuk memberikan pelayanan esensial kepada warga terdampak.
Tim relawan PMI Cianjur tidak hanya fokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga bahu-membahu bersama petugas gabungan dari BPBD Cianjur, TNI/Polri, dan Damkar Cianjur. Mereka berupaya membersihkan fasilitas umum yang terdampak parah oleh sisa lumpur banjir.
Langkah sigap ini diambil guna meringankan beban masyarakat yang rumahnya terendam banjir dan mempercepat proses pemulihan. PMI Cianjur berkomitmen untuk terus memberikan dukungan selama dibutuhkan oleh warga setempat.
Respons Cepat dan Bantuan Kemanusiaan PMI Cianjur
Kepala Markas PMI Cianjur, Ajang Fajar Aciana, menjelaskan bahwa puluhan relawan yang diturunkan membawa perlengkapan kebersihan lengkap, termasuk pompa penyedot air atau alkon. Peralatan ini sangat membantu dalam membersihkan tumpukan lumpur sisa banjir yang cukup tebal di sejumlah fasilitas umum seperti masjid, madrasah, dan rumah warga.
Fokus utama penanganan saat ini adalah Desa Jamali, Kecamatan Mande, yang diketahui telah dua kali terendam banjir. Bencana ini menyebabkan 36 rumah terendam, dengan 15 di antaranya mengalami kerusakan berat.
Selain mengerahkan relawan dan peralatan, PMI Cianjur juga mendistribusikan bantuan berupa beras sebanyak 100 kilogram, pakaian layak pakai, dan 25 paket kebersihan. Bantuan ini disalurkan melalui Pemerintah Desa Jamali guna meringankan beban masyarakat terdampak yang memilih mengungsi ke rumah kerabat.
Hingga Sabtu siang, puluhan relawan telah berhasil menuntaskan pembersihan mushola, masjid, serta sejumlah rumah warga. Upaya ini menunjukkan dedikasi PMI dalam membantu masyarakat melewati masa sulit pasca-bencana.
Upaya Pemulihan dan Pencegahan Banjir Berulang
Ajang Fajar Aciana menambahkan bahwa pelayanan yang diberikan ditargetkan tuntas dalam satu hari ke depan. Relawan bersama petugas gabungan akan melanjutkan pembersihan saluran air dan sungai dari sampah yang terbawa banjir.
Langkah ini krusial untuk mencegah banjir kembali terjadi di kemudian hari, terutama mengingat Desa Jamali telah terendam banjir berulang kali. Koordinasi erat dengan BPBD dan Damkar Cianjur terus dilakukan untuk menuntaskan penanganan bencana.
PMI Cianjur menyatakan akan terus memberikan pelayanan selama dibutuhkan, termasuk berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan warga dapat kembali menempati rumahnya masing-masing dengan aman.
Untuk pendistribusian bantuan ke lokasi banjir lainnya di Cianjur, seperti Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, dan Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, PMI masih menunggu pengajuan melalui desa atau kecamatan. Meskipun tidak ada warga yang mengungsi di dua kecamatan tersebut, hasil pendataan sementara menunjukkan lebih dari 30 kepala keluarga terdampak.
Sumber: AntaraNews