Polres Cianjur Tanggap Banjir, Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan untuk Korban di Desa Jamali

Polres Cianjur menunjukkan kesigapan dalam penanganan bencana. Polres Cianjur Tanggap Banjir dengan menyalurkan bantuan logistik serta membuka layanan pengobatan gratis bagi warga Desa Jamali, Mande, yang terdampak.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polres Cianjur Tanggap Banjir, Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan untuk Korban di Desa Jamali
Polres Cianjur menunjukkan kesigapan dalam penanganan bencana. Polres Cianjur Tanggap Banjir dengan menyalurkan bantuan logistik serta membuka layanan pengobatan gratis bagi warga Desa Jamali, Mande, yang terdampak. (AntaraNews)

Kepolisian Resor Cianjur sigap memberikan respons cepat terhadap bencana banjir yang melanda Desa Jamali, Kecamatan Mande, Jawa Barat. Mereka menyalurkan bantuan logistik vital serta membuka layanan kesehatan gratis bagi para korban. Langkah ini diambil untuk meringankan beban 97 jiwa yang terpaksa mengungsi akibat musibah tersebut.

Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurikho Hadi, menyatakan bahwa bantuan disalurkan berupa mie instan, beras, air mineral, dan beragam kebutuhan pokok lainnya. Distribusi bantuan ini diharapkan dapat membantu warga yang sebagian besar kini mengungsi di rumah-rumah kerabat mereka.

Selain itu, anggota Satuan Sabhara Polres Cianjur turut dikerahkan ke lokasi banjir untuk membantu membersihkan rumah warga dan fasilitas ibadah dari lumpur tebal. Pembersihan ini bertujuan agar bangunan dapat segera digunakan kembali oleh masyarakat.

Distribusi Bantuan Logistik dan Aksi Bersih-bersih

Polres Cianjur memastikan kebutuhan dasar masyarakat korban banjir terpenuhi dengan baik. Koordinasi telah dilakukan bersama pemerintah desa dan kecamatan setempat untuk mendirikan dapur umum. Dapur umum ini akan melayani kebutuhan makanan bagi warga dan relawan selama beberapa hari ke depan.

Bantuan logistik yang disalurkan mencakup bahan makanan pokok dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Kapolres Alexander Yurikho Hadi menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung warga terdampak. Hal ini guna memastikan mereka memiliki akses terhadap makanan dan minuman yang layak selama masa pemulihan.

Anggota Satuan Sabhara tidak hanya fokus pada distribusi bantuan, tetapi juga aktif dalam upaya pemulihan lingkungan. Mereka bekerja keras membersihkan endapan lumpur yang menutupi rumah-rumah warga dan tempat ibadah. Upaya ini krusial agar masyarakat dapat segera kembali beraktivitas normal di lingkungan mereka.

Layanan Kesehatan Gratis untuk Pengungsi

Aspek kesehatan menjadi prioritas utama bagi Polres Cianjur dalam penanganan pascabencana. Layanan pengobatan gratis disediakan lengkap dengan tenaga dokter dan tenaga kesehatan profesional. Tujuannya adalah memastikan kondisi kesehatan puluhan pengungsi tetap terjaga dan terhindar dari penyakit pascabanjir.

Kapolres Alexander menjelaskan bahwa tim medis langsung memberikan obat-obatan bagi warga yang mengeluhkan sakit. Banyak warga yang membutuhkan perhatian medis setelah dua hari mengungsi dalam kondisi yang kurang nyaman. Kondisi ini memerlukan penanganan cepat dan tepat.

Pemberian layanan kesehatan ini menunjukkan kepedulian Polres Cianjur terhadap kesejahteraan warga. Mereka berupaya meminimalisir risiko penyebaran penyakit yang kerap muncul setelah bencana banjir. Tenaga medis akan terus siaga di lokasi pengungsian untuk memberikan bantuan.

Koordinasi Pencegahan Bencana Jangka Panjang

Mengingat Desa Jamali telah dua kali dilanda bencana banjir, Polres Cianjur segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur. Koordinasi ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah penanganan jangka panjang.

Salah satu fokus utama adalah pengerukan sungai yang mengalami pendangkalan, serta penanganan lainnya yang komprehensif. Kapolres Alexander menekankan pentingnya upaya penanganan tuntas agar perkampungan warga tidak lagi terancam banjir di kemudian hari.

Polres Cianjur juga akan meminta dinas terkait untuk memastikan kondisi hulu sungai tetap baik dan bebas dari tumpukan sampah. Langkah-langkah preventif ini diharapkan dapat mencegah terulangnya bencana serupa di masa mendatang, demi keamanan dan kenyamanan warga.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi