PKK Kukar Cetak 203 Kader, Perkuat Ketahanan Keluarga dan Ekonomi Kreatif
Tim Penggerak PKK Kukar sukses melatih 203 Kader PKK Kukar dari berbagai Pokja untuk mewujudkan keluarga mandiri, harmonis, dan produktif melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan.
Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah berhasil mencetak sebanyak 203 kader baru. Pelatihan ini bertujuan untuk mewujudkan keluarga yang harmonis, sehat, produktif, dan mandiri di seluruh wilayah Kukar.
Para kader tersebut berasal dari Pokja I, Pokja II, dan Pokja III TP PKK tingkat kecamatan se-Kabupaten Kukar, yang mengikuti pelatihan pada hari Jumat lalu. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat fondasi keluarga di masyarakat, khususnya di Tenggarong.
Fety Puja Amelia Rendi Solihin, Wakil Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga PKK Kukar, menyatakan bahwa pelatihan ini sangat penting. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas sumber daya kader agar lebih siap menjalankan program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan keluarga.
Memperkuat Kualitas Sumber Daya Kader PKK Kukar
Pelatihan yang diikuti oleh 203 kader ini menjadi langkah krusial dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan PKK Kukar. Kader-kader ini diharapkan mampu menjalankan program pemberdayaan masyarakat dengan lebih efektif dan terarah di tingkat desa dan kelurahan.
Fokus utama pelatihan adalah peningkatan kesejahteraan keluarga, pendidikan karakter, kesehatan, serta penguatan ekonomi keluarga. Hal ini sejalan dengan visi PKK untuk menciptakan keluarga yang berdaya dan mandiri, mendukung pembangunan daerah.
Sebagai ujung tombak di tengah masyarakat, kader PKK memegang peran besar dalam membangun keluarga yang harmonis, mandiri, sehat, dan produktif. Mereka adalah agen perubahan yang secara langsung berinteraksi dengan komunitas untuk menyampaikan program-program pemerintah.
Peran Strategis Pokja dalam Pemberdayaan Keluarga di Kukar
Setiap Kelompok Kerja (Pokja) dalam PKK memiliki peran strategis yang berbeda namun saling melengkapi untuk mencapai tujuan bersama. Pokja I berwenang dalam memperkuat pembinaan karakter dan ketahanan keluarga, termasuk pola asuh anak dan remaja.
Sementara itu, Pokja II bertugas meningkatkan pendidikan dan keterampilan keluarga, termasuk penguatan ekonomi kreatif dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ini penting untuk mendorong kemandirian ekonomi keluarga melalui berbagai pelatihan.
Pokja III berperan sebagai motor penggerak dalam mewujudkan pangan keluarga yang berkualitas, sandang, serta tata laksana rumah tangga yang sehat. Mereka memastikan kebutuhan dasar keluarga terpenuhi dengan baik, mulai dari ketersediaan pangan hingga kebersihan lingkungan.
Adaptasi dan Sinergi Kader PKK Kukar untuk Kemajuan Daerah
Kader PKK saat ini dituntut untuk menjadi lebih adaptif, kreatif, dan mampu menjadi penggerak perubahan di lingkungan masing-masing. Dinamika sosial yang terus berkembang memerlukan respons yang cepat dan inovatif dari para kader dalam menjalankan tugasnya.
Peningkatan kapasitas melalui pelatihan tahunan seperti ini sangat penting untuk membekali seluruh kader dengan wawasan dan keterampilan baru. Ini juga menjadi ruang untuk bertukar pengalaman dan memperkuat sinergi antar kader dari berbagai kecamatan.
Melalui sinergi ini, kader PKK diharapkan mampu membangun keluarga yang kuat, meningkatkan ekonomi masyarakat, dan menciptakan lingkungan yang sejahtera. Semua upaya ini bermuara pada kemajuan daerah secara keseluruhan, serta membangun ketahanan keluarga di Kutai Kartanegara.
Sumber: AntaraNews