PKB Tanggapi Kabar Jokowi Minta Relawan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode: Ojo Kesusu
Jazilul Fawaid, Wakil Ketua Umum PKB, berpendapat bahwa pernyataan dukungan Jokowi sebaiknya tidak disampaikan ke publik secara tergesa-gesa.
Presiden Republik Indonesia yang ke-7, Joko Widodo, atau yang akrab disapa Jokowi, telah memberikan instruksi kepada para relawannya untuk memberikan dukungan kepada pasangan calon Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk periode kedua. Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, berpendapat bahwa pernyataan dukungan dari Jokowi sebaiknya tidak disampaikan secara terburu-buru kepada publik.
Dia menekankan pentingnya kesabaran dalam situasi ini dengan mengatakan, "Ojo kesusu. Kalau belum saatnya salat, jangan azan dulu. Biarkan Pak Prabowo yang sekarang aktif menjalin berpidato di panggung dunia, biarkan dulu. Ojo kesusu," ungkapnya saat berada di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, pada hari Senin, 22 September 2025.
Jazilul menegaskan bahwa bagi PKB, keputusan terkait pemilihan presiden sangat bergantung pada Prabowo dan mereka akan tetap mendukung Prabowo sepenuhnya.
“Tentu. Kami PKB akan tegak lurus kepada Pak Prabowo,” tambahnya menutup pernyataannya. Dengan pernyataan ini, PKB menunjukkan komitmennya untuk mendukung keputusan Prabowo dalam menghadapi pemilihan presiden mendatang, serta mengingatkan agar tidak terburu-buru dalam mengambil langkah yang dapat mempengaruhi hasil politik di masa depan.
Waktu masih terlalu awal
Hal serupa juga diungkapkan oleh Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro. Ia berpendapat bahwa langkah yang diambil oleh Jokowi saat ini masih terlalu awal.
"Masih terlalu pagi menggaungkan dua periode Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Hal itu dikarenakan berbagai dinamika politik selama empat tahun ke depan mendatang masih sangat mungkin terjadi hal apapun," ujarnya.
Bawono menambahkan bahwa salah satu kemungkinan dalam dinamika politik adalah munculnya sosok baru yang dapat mendampingi Prabowo.
Menurutnya, "Bukan tidak mungkin akan muncul figur baru jauh lebih potensial sebagai pendamping Prabowo Subianto di pemilihan presiden mendatang, serta disepakati bersama oleh partai-partai politik pengusung."
Dengan demikian, Bawono mengingatkan bahwa situasi politik dapat berubah dengan cepat, dan banyak faktor yang dapat mempengaruhi keputusan partai serta calon yang akan diusung. Oleh karena itu, menggaungkan pasangan calon saat ini dinilai belum tepat dan bisa berisiko bagi stabilitas politik ke depan.
Pengakuan Jokowi
Sebelumnya, Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, telah memberikan instruksi kepada para relawannya untuk memberikan dukungan kepada pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka selama dua periode. Ia mengungkapkan bahwa dukungan untuk Prabowo dan Gibran bukanlah hal baru, melainkan sudah disampaikannya sejak lama.
"Sejak awal sampaikan kepada seluruh relawan untuk itu," ujar Jokowi kepada wartawan di kediaman pribadinya di Solo pada hari Jumat, 19 September 2025.
Ayah Gibran Rakabuming Raka ini menjelaskan bahwa instruksi untuk mendukung Prabowo-Gibran telah dimulai jauh sebelum pemilihan presiden 2024.
"Ya memang sejak awal saya perintahkan seperti itu, untuk mendukung pemerintahan Pak Presiden Prabowo-Gibran dua periode," tambah Jokowi. Ia menyatakan bahwa dukungan tersebut diberikan karena banyak relawan yang menanyakan pendapatnya mengenai pasangan Prabowo dan Gibran untuk Pilpres 2029.
"Saya sampaikan itu ke relawan karena saya bertanya ke mereka," jelas Jokowi.