Persijap Jepara Berharap Ulangi Performa Gemilang Lawan Persebaya Saat Hadapi Bali United
Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, menargetkan timnya tampil 100 persen melawan Bali United demi poin krusial untuk keluar dari zona degradasi BRI Super League 2025/2026.
Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, menyuarakan harapannya agar tim asuhannya dapat mengulangi performa gemilang seperti saat menundukkan Persebaya Surabaya. Harapan ini disampaikan menjelang laga penting kontra Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Sabtu malam, pukul 20.30 WIB, dalam lanjutan pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026.
Laga ini menjadi krusial bagi Laskar Kalinyamat untuk dapat meraih poin penuh atau setidaknya satu poin. Perolehan poin sangat dibutuhkan guna mendongkrak posisi mereka dari zona degradasi yang saat ini masih menghantui.
Oleh karena itu, Lemos menekankan pentingnya penampilan maksimal dari para pemainnya. Ia menginginkan timnya tampil dengan intensitas dan semangat yang sama seperti ketika berhasil mengalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 3-1 pada pertandingan sebelumnya.
Tekad Laskar Kalinyamat Raih Poin Krusial
Mario Lemos menegaskan bahwa pertandingan melawan Bali United merupakan kesempatan emas bagi Persijap Jepara untuk mengumpulkan poin. Kemenangan atau hasil imbang akan sangat berarti dalam upaya mereka menjauh dari posisi berbahaya di klasemen sementara.
“Pertandingan nanti sangat penting untuk kita bisa mencatat poin. Bali United adalah tim besar dengan kekuatan yang bagus. Kita datang ke sini ingin mencuri poin, jadi tidak bisa tampil hanya dengan 60 persen saja, harus lebih dari itu, Kita harus bisa tampil 100 persen seperti dari laga sebelumnya lawan Persebaya,” kata Lemos, dikutip dari laman resmi I.League, Sabtu.
Pelatih asal Portugal ini menyadari betul kekuatan Bali United sebagai tim besar. Namun, kebutuhan akan poin membuat Persijap Jepara tidak memiliki pilihan lain selain berjuang mati-matian di kandang lawan.
Misi Keluar dari Zona Merah dan Kondisi Kedua Tim
Saat ini, Persijap Jepara masih tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 18 poin. Jumlah poin tersebut sama dengan tim peringkat 15, PSBS Biak, yang baru saja mengalami kekalahan 2-4 dari PSIM Yogyakarta.
Modal positif berupa kemenangan atas Persebaya menjadi bekal berharga bagi Persijap Jepara dalam menghadapi laga ini. Di sisi lain, Bali United justru menatap pertandingan tanpa kondisi terbaik, setelah gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir mereka.
Laga ini menawarkan peluang besar bagi Persijap Jepara untuk keluar dari zona degradasi. Dengan minimal satu poin saja, mereka akan mampu meninggalkan zona merah dan menempati posisi ke-15 yang lebih aman.
Waspada Meski Bali United Sedang Terpuruk
Meski Bali United menunjukkan performa kurang optimal di kandang sendiri dalam beberapa laga terakhir, Mario Lemos enggan memandang remeh tim berjuluk Serdadu Tridatu tersebut. Bali United tercatat tidak pernah meraih kemenangan dalam tiga laga kandang terakhir, bahkan menelan dua kekalahan beruntun dari Persebaya (1-3) dan Persija Jakarta (0-1).
“Seperti kita tahu, tiap pertandingan di Super League adalah pertandingan yang tidak mudah. Di pertemuan pertama lawan Bali United di Jepara, kita kalah. Saat ini kita memang butuh poin dan kita akan berjuang untuk mendapatkan poin. Apalagi kita masih ada di papan bawah,” jelas pelatih yang akan berusia 40 tahun dalam tiga bulan ke depan.
Lemos menekankan bahwa fokus utama Persijap Jepara adalah pada persiapan dan performa tim sendiri. Ia berharap para pemain dapat tampil maksimal dan meraih hasil yang diinginkan, terlepas dari kondisi lawan.
“Kita tahu Bali United tampil tidak maksimal di beberapa laga di kandang. Tapi ini tidak masalah bagi kami. Terpenting kami fokus penuh ke tim kami sendiri untuk bisa tampil maksimal di pertandingan nanti. Mudah-mudahan kita bisa mendapatkan hasil apa yang kita inginkan,” pungkas Lemos.
Sumber: AntaraNews