Pemprov Sumsel Optimalkan Perpustakaan Keliling, Tingkatkan Budaya Baca Masyarakat
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) serius mengoptimalkan program Perpustakaan Keliling Sumsel untuk meningkatkan minat dan budaya baca masyarakat hingga pelosok daerah, demi menciptakan generasi yang cerdas dan berdaya saing.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) mengambil langkah strategis untuk memperkuat literasi dan budaya baca masyarakatnya. Melalui Dinas Perpustakaan Sumsel, program perpustakaan keliling akan dioptimalkan secara signifikan mulai tahun 2026 ini. Upaya ini difokuskan untuk menjangkau daerah-daerah pelosok di 17 kabupaten dan kota di provinsi tersebut, memastikan pemerataan akses informasi dan pengetahuan.
Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang, menjelaskan bahwa optimalisasi ini bertujuan utama untuk meningkatkan minat baca masyarakat secara menyeluruh. Peningkatan budaya membaca diharapkan tidak hanya memperkuat literasi, tetapi juga membentuk masyarakat yang cerdas dan memiliki daya saing tinggi dalam berbagai bidang. Hal ini krusial untuk mendorong peningkatan kesejahteraan di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
Selain mengoptimalkan layanan Perpustakaan Keliling Sumsel, Pemprov juga berencana mengembangkan perpustakaan masjid. Inisiatif ini mencakup pembinaan dan penataan koleksi buku, bahkan hingga pengembangan perpustakaan elektronik atau e-library. Tujuannya adalah memastikan akses masyarakat terhadap bahan bacaan bermutu semakin luas dan mudah dijangkau, sejalan dengan perkembangan zaman.
Optimalisasi Layanan Perpustakaan Keliling
Dinas Perpustakaan Sumsel memiliki koleksi buku yang beragam dan tim perpustakaan keliling yang siap beroperasi secara maksimal. Wakil Gubernur Cik Ujang menegaskan pentingnya mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya ini untuk menjangkau lebih banyak pembaca di seluruh wilayah. Fokus utama adalah daerah pelosok yang mungkin memiliki akses terbatas terhadap fasilitas perpustakaan konvensional, sehingga tidak ada lagi kesenjangan informasi.
Dengan jangkauan yang lebih luas, Perpustakaan Keliling Sumsel diharapkan dapat menjadi motor penggerak peningkatan literasi di kalangan masyarakat. Warga akan lebih mudah mengakses berbagai jenis buku dan informasi, yang pada gilirannya akan menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing di Sumatera Selatan.
Peningkatan budaya membaca secara langsung berkorelasi dengan peningkatan kecerdasan dan daya saing masyarakat di era modern. Kemampuan literasi yang kuat menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan global dan memanfaatkan berbagai peluang pembangunan. Pemprov Sumsel meyakini bahwa langkah strategis ini akan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan daerah secara berkelanjutan.
Pengembangan Perpustakaan Masjid dan Digital
Selain program perpustakaan keliling, Pemprov Sumsel juga memperluas upayanya dengan membina dan mengembangkan perpustakaan masjid yang tersebar luas. Inisiatif ini bertujuan agar perpustakaan di masjid-masjid dapat lebih bermanfaat dalam menambah wawasan dan ilmu pengetahuan masyarakat Muslim. Cik Ujang menyatakan kesiapan Pemprov untuk mendukung penuh pengurus masjid dalam pengembangan fasilitas literasi ini.
Pengembangan perpustakaan masjid tidak hanya sebatas penataan ruangan baca yang nyaman dan penambahan koleksi buku fisik yang relevan. Pemprov Sumsel juga secara aktif mendorong pengembangan perpustakaan elektronik (e-library) atau perpustakaan digital. Langkah ini sejalan dengan perkembangan teknologi informasi, memungkinkan akses bacaan yang lebih modern dan efisien bagi seluruh lapisan masyarakat.
Melalui kombinasi strategi perpustakaan keliling yang menjangkau pelosok dan pengembangan perpustakaan masjid berbasis digital, Pemprov Sumsel berupaya menciptakan ekosistem literasi yang komprehensif. Masyarakat diharapkan dapat dengan mudah mengakses beragam bahan bacaan bermutu, baik secara fisik maupun digital. Tujuannya adalah menjadikan kegiatan membaca sebagai budaya yang melekat kuat dalam kehidupan sehari-hari warga Sumatera Selatan, membentuk generasi yang cerdas dan berpengetahuan luas.
Sumber: AntaraNews