Pemkab Padang Pariaman Beri Vitamin Ternak Terdampak Banjir, Bantu Peternak Ringankan Beban
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sigap memberikan vitamin kepada ratusan ternak yang terdampak banjir, meringankan beban peternak di tengah kerugian besar akibat cuaca ekstrem.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat, mengambil langkah cepat untuk membantu peternak yang terdampak bencana banjir. Bantuan berupa pemberian vitamin diberikan kepada sekitar 150 ekor ternak, meliputi sapi, kerbau, dan kambing.
Langkah ini diambil setelah wilayah Padang Pariaman dilanda cuaca ekstrem yang mengakibatkan banjir parah selama sepekan penuh, dari tanggal 21 hingga 28 November. Pemberian vitamin bertujuan untuk menjaga kesehatan ternak dan mengurangi beban kerugian yang ditanggung oleh para peternak.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Padang Pariaman, Zulkhailisman, menyatakan bahwa distribusi vitamin telah dimulai di dua kecamatan, yaitu VII Koto dan Ulakan Tapakis. Program ini akan dilanjutkan untuk menjangkau lebih banyak wilayah terdampak.
Dampak Banjir Terhadap Sektor Peternakan
Bencana banjir yang melanda Padang Pariaman telah menimbulkan dampak signifikan terhadap sektor peternakan di daerah tersebut. Banyak ternak mengalami stres dan risiko penyakit akibat kondisi lingkungan yang buruk pascabanjir.
Zulkhailisman menjelaskan bahwa Pemkab Padang Pariaman tidak ingin menambah beban peternak yang sudah lelah memikirkan kondisi keluarga mereka. "Mereka sudah lelah memikirkan kondisi keluarga, apalagi kalau sampai ternaknya sakit," ujarnya.
Kekhawatiran akan kondisi ternak yang stres dan sakit sangat beralasan, karena hal tersebut dapat berakibat fatal dan merugikan peternak. Beternak merupakan salah satu sumber pendapatan utama bagi masyarakat di Padang Pariaman.
Selain itu, pascabanjir, rumput sebagai pakan ternak banyak yang bercampur lumpur sehingga tidak dapat digunakan. Kondisi ini memperparah kesulitan peternak dalam menyediakan pakan yang layak bagi hewan peliharaan mereka.
Upaya Pemkab Padang Pariaman dan Kerugian Umum
Pemberian vitamin ternak merupakan bagian dari upaya Pemkab Padang Pariaman untuk meringankan beban para peternak yang menjadi korban banjir. Kegiatan ini diharapkan dapat mencegah ternak jatuh sakit dan membantu pemulihan kondisi hewan.
Akibat banjir yang menerjang Padang Pariaman, setidaknya 15 ekor sapi dan delapan ekor kerbau dilaporkan mati atau hilang. Total kerugian yang dialami peternak akibat kehilangan ternak ini diperkirakan mencapai Rp387,5 juta.
Secara keseluruhan, bencana alam akibat cuaca ekstrem dalam sepekan terakhir telah menyebabkan kerugian yang sangat besar bagi Padang Pariaman. Sekretaris Daerah Padang Pariaman, Rudy Repenaldi Rilis, menaksir kerugian daerah mencapai lebih dari Rp268,5 miliar.
Kerugian tersebut meliputi kerusakan infrastruktur seperti jembatan yang ambruk, jalan ambles, irigasi rusak, serta kerusakan pada 341 hektare sawah dan 106 hektare lahan jagung. "Banyak infrastruktur rusak di Padang Pariaman, Jembatan Koto Buruak saja yang ambruk kerugian diperkirakan lebih dari Rp50 miliar," kata Rudy.
Sumber: AntaraNews