Pemkab Banyumas Dorong OSIS Jadi Penggerak Pangan Lokal, Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Pemerintah Kabupaten Banyumas mengajak OSIS menjadi penggerak pangan lokal, membuka peluang ekonomi dan mendukung program Makan Bergizi Gratis yang akan menjangkau penuh pada 2026.
Pemkab Banyumas Dorong OSIS Jadi Penggerak Pangan Lokal, Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, secara aktif mendorong pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) untuk menjadi penggerak sektor pangan lokal. Inisiatif ini bertujuan mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut.
Dorongan ini disampaikan dalam acara OSIS Student Summit 2025 yang berlangsung di Auditorium Ukhuwah Islamiyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Asisten Administrasi Umum Sekda Banyumas, Amrin Ma’ruf, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam memenuhi kebutuhan pangan lokal.
Para pengurus OSIS diajak untuk mempersiapkan diri menjadi pelaku ekonomi yang mampu mencukupi kebutuhan bahan pangan, mulai dari beras hingga sayur-mayur. Program MBG diproyeksikan akan menjangkau sasaran penuh pada tahun 2026, menciptakan potensi serapan komoditas pangan lokal yang sangat besar.
Peran Strategis OSIS dalam Ketahanan Pangan Lokal
Amrin Ma’ruf menegaskan bahwa kebutuhan pangan di Banyumas akan sangat besar seiring dengan perluasan program Makan Bergizi Gratis. Oleh karena itu, ia melihat pengurus OSIS memiliki peran strategis sebagai penggerak pangan lokal.
Generasi muda, khususnya para pelajar, diharapkan mampu mengambil peran sebagai petani milenial yang menguasai teknologi. Mereka diharapkan dapat memanfaatkan peluang ekonomi yang muncul dari peningkatan serapan komoditas pangan lokal.
Pemkab Banyumas tidak hanya mendorong, tetapi juga menawarkan fasilitas bagi Forum OSIS Banyumas. Aset pemerintah daerah dapat digunakan untuk mendukung kreativitas dan perumusan program kerja kepemudaan.
Fasilitas seperti sekretariat atau tempat berkumpul di lantai dua Dinas Pendidikan siap memfasilitasi pembinaan generasi muda. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan potensi OSIS sebagai penggerak ketahanan pangan.
Dukungan Universitas untuk Pemimpin Muda dan Pangan Lokal
Rektor UMP, Prof. Jebul Suroso, menyatakan komitmen penuhnya untuk mendukung pengembangan kapasitas pemimpin muda di Banyumas. UMP melihat potensi besar pada pengurus OSIS sebagai bibit pemimpin masa depan.
Sebagai bentuk dukungan, UMP mengumumkan pemberian beasiswa khusus bagi pengurus OSIS melalui jalur beasiswa unggulan. Mereka diberikan keistimewaan dalam seleksi masuk, mengingat pengalaman mereka dalam mengelola organisasi di sekolah.
Selain beasiswa, UMP juga menyediakan berbagai inovasi akademik untuk mempercepat masa studi para mahasiswa. Salah satunya adalah program integrasi S1 yang langsung tersambung ke program Magister (S2) di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Dukungan ini diharapkan dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan kesadaran akan pentingnya pangan lokal. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan menjadi kunci utama.
Antusiasme OSIS dalam Menyongsong Peluang Ekonomi Pangan
Acara Student Summit diikuti oleh sekitar 150 perwakilan pengurus OSIS dari berbagai SMA/SMK/MA di seluruh Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menyatukan visi dan misi para pemimpin muda.
Ketua Umum Forum OSIS Banyumas (FOB), Marcella Queena Pevita, menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan oleh Rektor UMP dan Pemkab Banyumas. Antusiasme peserta menunjukkan kesiapan mereka dalam menyongsong peran baru sebagai penggerak pangan lokal.
Keterlibatan aktif OSIS dalam program penggerak pangan lokal ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang berkelanjutan. Ini juga membuka peluang ekonomi baru bagi generasi muda di Banyumas, memperkuat ketahanan pangan daerah.
Sumber: AntaraNews