Fakta Menarik: BUMDes Kalsel Jadi Garda Terdepan Penyedia Pangan Program Makan Bergizi Gratis
DPMD Kalsel arahkan BUMDes jadi penyedia pangan program Makan Bergizi Gratis (MBG), menggerakkan ekonomi desa dan jamin pasokan segar. Bagaimana dampaknya?
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kalimantan Selatan baru-baru ini mengumumkan arah strategis baru bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di wilayahnya. BUMDes kini didorong menjadi penyedia utama kebutuhan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah. Langkah ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan makanan berkualitas bagi para siswa.
Inisiatif ini disampaikan oleh Kepala Seksi Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Ekonomi Desa DPMD Kalsel, Indah Novita Purnamasari. Ia menjelaskan bahwa keterlibatan BUMDes akan membawa dampak ganda yang signifikan. Selain menjamin pasokan makanan segar, program ini juga diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian di tingkat desa.
Arahan ini secara konkret menempatkan BUMDes sebagai garda terdepan dalam rantai pasok pangan lokal. Dengan demikian, program MBG tidak hanya berfokus pada nutrisi anak, tetapi juga pada penguatan ekonomi dan ketahanan pangan di seluruh Kalimantan Selatan. Hal ini menjadi langkah strategis untuk pembangunan desa yang berkelanjutan.
Peran Strategis BUMDes dalam Program MBG
Indah Novita Purnamasari menegaskan bahwa BUMDes memiliki potensi besar sebagai penyedia bahan pangan segar. Kedekatan lokasi BUMDes dengan sumber produksi menjadi keunggulan utama yang dapat dimanfaatkan. Ini memungkinkan BUMDes menawarkan berbagai komoditas seperti beras, sayuran, telur, dan kebutuhan dapur lainnya.
"BUMDes memiliki potensi luar biasa sebagai penyedia bahan pangan segar. Dengan lokasi yang dekat dengan sumber produksi, BUMDes dapat menawarkan beras, sayuran, telur, dan kebutuhan dapur lainnya dengan harga kompetitif serta rantai distribusi yang efisien," ujar Novi saat dikonfirmasi di Banjarmasin, Sabtu.
Keunggulan tersebut tidak hanya terbatas pada ketersediaan produk. BUMDes juga mampu menyediakan bahan pangan dengan harga yang lebih kompetitif. Selain itu, rantai distribusi yang efisien dapat memangkas biaya dan waktu, memastikan pasokan selalu segar. Partisipasi aktif BUMDes dalam program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih kuat di desa.
Manfaat Ganda: Peningkatan Ekonomi dan Jaminan Pangan
Keterlibatan BUMDes sebagai penyedia pangan program MBG akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat desa. Salah satu manfaat utamanya adalah peningkatan pendapatan asli desa (PAD) secara signifikan. Perputaran ekonomi di tingkat desa juga akan meningkat pesat.
Partisipasi BUMDes juga menjamin kualitas dan keamanan pangan bagi anak-anak penerima program MBG. "Jika BUMDes bisa menjadi pemasok utama, manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat. Para petani, peternak, dan pelaku usaha kecil di desa mendapat kesempatan menjual hasil produksinya dengan harga wajar," tegas Novi.
Novi menambahkan bahwa semakin banyak BUMDes yang terlibat, semakin besar dampak positif yang akan ditimbulkan. Hal ini termasuk penciptaan lapangan kerja baru di sektor produksi pangan. Inovasi dalam sektor ini juga akan terdorong, menciptakan nilai tambah bagi desa.
Sinergi untuk Kemandirian Desa
"Harapan kami, ke depan semakin banyak BUMDes yang dapat ikut berpartisipasi. Dengan demikian, perputaran ekonomi desa meningkat, dan manfaat program MBG bisa lebih luas dirasakan masyarakat," ujarnya.
Indah Novita Purnamasari menekankan bahwa sinergi antara pemerintah, BUMDes, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program MBG. Kolaborasi ini tidak hanya akan memperkuat kemandirian desa. Namun juga menyiapkan generasi muda yang lebih sehat dan berdaya saing tinggi.
Melalui upaya kolektif ini, Kalimantan Selatan berupaya membangun fondasi ekonomi desa yang kokoh. Sekaligus memastikan masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak. Program ini adalah investasi jangka panjang untuk kesejahteraan dan kemajuan daerah.
Sumber: AntaraNews