Otorita IKN Salurkan Bantuan ke Pekerja Terdampak Kebakaran Hunian Konstruksi
Bantuan diserahkan langsung oleh Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, pada Senin (6/10).
Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyerahkan bantuan bagi para pekerja yang terdampak kebakaran di Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) Site 1A Tower Nusa Indah, Kalimantan Timur.
Bantuan diserahkan langsung oleh Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, pada Senin (6/10).
“Otorita IKN memiliki tim yang secara khusus memantau kondisi rekan-rekan pekerja yang terdampak, baik dari sisi psikologis maupun sosial. Kami akan terus memberikan perhatian dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kebutuhan mereka terpenuhi dengan baik,” ujar Alimuddin dalam siaran persnya, Selasa (7/10).
Bantuan yang disalurkan berasal dari donasi pegawai Otorita IKN, berupa pakaian layak pakai dan baru, pakaian dalam, celana panjang, celana pendek, selimut, hingga handuk.
Aksi ini disebut sebagai wujud kepedulian keluarga besar Otorita IKN terhadap para pekerja konstruksi yang berperan penting dalam pembangunan ibu kota baru.
Komitmen Lingkungan Kerja Aman
Otorita IKN menegaskan akan terus menciptakan lingkungan kerja yang aman, manusiawi, dan berdaya dukung, sejalan dengan visi Nusantara sebagai “kota dunia untuk semua”.
Sebelumnya, Juru Bicara OIKN Troy Pantouw memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat kebakaran yang terjadi pada Jumat (3/9).
“Kami tegaskan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Seluruh pekerja sudah didata, dalam keadaan baik, dan telah dipindahkan ke hunian lainnya,” kata Troy.
Kronologi Kebakaran
Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 17.05 WITA di salah satu kamar lantai 3 Tower 14, yang terdiri atas 4 lantai dengan total 56 kamar dan dihuni sekitar 608 pekerja. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.55 WITA, setelah dua jam upaya pemadaman.
Akibat insiden ini, kamar di lantai 3 dan 4 mengalami kerusakan cukup parah, mulai dari plafon, dinding, hingga perabotan. Estimasi kerugian material masih dalam proses pendataan oleh Otorita IKN dan Building Management.
“Bagian sekitar kamar terdampak juga mengalami kerusakan akibat panas dan air pemadaman. Estimasi kerugian material masih dalam tahap pendataan,” jelas Troy.
Meski demikian, Troy memastikan pembangunan IKN tetap berjalan normal pasca insiden.
“Penyebab kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan forensik resmi dari pihak kepolisian,” pungkasnya.