Noe Letto Janji Mundur dari DPN jika Syarat Ini Gagal Terlaksana
Pernyataan tersebut disampaikan Noe saat menanggapi kritik publik atas penunjukannya.
Sabrang Mowo Damar Panuluh alias Noe Letto menyatakan siap mundur dari posisinya sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN) apabila dalam waktu tertentu perannya dinilai tidak memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Noe saat menanggapi kritik publik atas penunjukannya.
“Komitmen saya setahun. Kalau memang saya enggak ada gunanya, saya mundur. Mudah,” kata Noe, Rabu (21/1).
Noe menegaskan dirinya terbuka untuk dievaluasi secara publik dalam jangka waktu enam bulan hingga satu tahun. Ia bahkan mempersilakan masyarakat menyimpan pernyataannya dan menagih konsistensinya di kemudian hari.
“Di sini ada komitmen. Anda bisa save video ini. Sebagai bentuk accountability. Anda bisa tagih saya. Satu tahun lagi, enam bulan lagi, apakah saya geser? Apakah saya berubah dari Sabrang yang dulu?” ujarnya.
Menurut Noe, kritik yang datang dari masyarakat justru ia maknai sebagai bentuk kepedulian terhadap Indonesia dan kekhawatiran agar figur publik tidak kehilangan sikap kritis setelah masuk ke dalam sistem kekuasaan.
“Saya terima kasih atas semua kalimat-kalimat dan kata-kata itu. Karena substansinya kalau saya melihat itu sayang Indonesia, atau sayang sama saya,” ucapnya.
Langkah Eksperimen
Ia menyebut langkah yang diambilnya untuk bergabung di DPN sebagai eksperimen terbuka yang dapat diawasi bersama. Dalam eksperimen tersebut, Noe mendorong adanya standar akuntabilitas yang jelas bagi pejabat negara.
“Mari kita buat perjuangan setahun ke depan. Komitmen saya, dalam satu tahun ini, kalau teman-teman mau membantu, kalau kita mau bareng-bareng, mari kita bikin framework, standar bagaimana pejabat melaporkan atau berinteraksi dengan rakyat,” kata Noe.
Ia juga menyampaikan gagasan agar pejabat publik memiliki kewajiban bertemu langsung dengan masyarakat dan menjawab pertanyaan secara terbuka.
“Misalnya salah satu syaratnya adalah pejabat level tertentu harus sebulan sekali bertemu dengan publik dan menjawab semua pertanyaan publik apapun, live di atas panggung,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Noe menegaskan seluruh ide dan komitmennya akan diuji langsung di lapangan. Jika dinilai melenceng dari prinsip yang selama ini ia pegang, ia menyatakan siap mundur tanpa syarat.
“Apa yang perlu mereka laporkan, komitmen apa yang perlu mereka tuliskan agar bisa di-track, agar kita enggak lagi tertipu oleh janji-janji,” tandasnya.