MRS Jaringan Gas Alam di Musi Banyuasin Meledak, 5 Pekerja Luka-luka
Peristiwa itu bermula saat 10 pekerja baru saja mengikuti briefing kerja dan melakukan persiapan standar pengujian.
Metering Regulating Station (MRS) jaringan gas alam proyek PT Pratiwi Putri Sulung (PPS) di Babat Supat, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan meledak, Kamis (11/6). Ledakan menyebabkan lima pekerja mengalami luka-luka.
Peristiwa itu bermula saat 10 pekerja baru saja mengikuti briefing kerja dan melakukan persiapan standar pengujian. Pengujian dilakukan melalui dua tahapan, yakni Factory Acceptance Test (FAT) di pabrik dan pengujian ulang di lokasi pekerjaan.
Dalam proses persiapan standar pengujian tersebut digunakan gas Nitrogen (N2). Saat satu tabung Nitrogen diisi ke Pressure Regulator Station (PRS) atau mesin pengatur tekanan, tiba-tiba terjadi ledakan yang disertai keluarnya asap hitam dari dalam PRS.
Ledakan mengakibatkan lima pekerja mengalami luka akibat terkena serpihan plat besi box PRS dan tekanan udara dari gas Nitrogen. Para korban dievakuasi ke rumah sakit untuk perawatan.
Kelima korban adalah AS warga Kelurahan Sukadanau, Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat, AM (37), warga Kelurahan Garuda, Andir, Bandung, Jawa Barat, FZ (38), warga Kelurahan Jatikramat, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, serta AO (60), warga Sukahati, Kecamatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, dan MO (36). Para korban merupakan karyawan PT Kian Santang Muliatama Tbk.
Olah TKP
"Benar, terjadi ledakan pada.MRS jaringan gas alam, ada lima korban luka-luka yang semuanya pekerja," ungkap Kasi Humas Polres Musi Banyuasin AKP S Hutahaean, Jumat (12/6).
Dari olah TKP, petugas menemukan bekas ledakan dan serpihan plat besi yang berserakan. Polisi kemudian melakukan pengamanan lokasi, mengumpulkan bahan keterangan dari sejumlah saksi, dan memasang garis polisi (police line) guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
"Untuk penyebab pasti ledakan masih lidik, polisi dan Labfor masih bekerja," pungkas Hutahaean.