Misteri Kematian Pria Asal Jaktim di Parangtritis, Keluarga Tunggu Hasil Autopsi
Posisinya terlentang kedua kaki menekuk, tergeletak di semak-semak rumput kedua mata korban terbuka, terdapat lebam di sekitar bola mata.
Pria berinisial HM, warga Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, ditemukan tewas di kawasan Gumuk Pasir, Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (28/1). Saat ditemukan, kondisinya mengenaskan. Posisinya terlentang kedua kaki menekuk, tergeletak di semak-semak rumput kedua mata korban terbuka, terdapat lebam di sekitar bola mata.
Tidak cukup sampai di situ, terdapat luka di pelipis kanan sekira 4 sentimeter, luka di pangkal hidung 1,5 sentimeter, lebam sekitar mulut kiri, luka sobek daun telinga kiri sekira 1,5 sentimeter, telinga kanan sekitar 2 sentimeter, rahang kiri bengkak, bagian leher depan lebam.
Agi, pihak keluarga, mengaku sudah mendengar kabar lelayu terseut. Dia mengamini ada kejanggalan perihal kematian sang ayah. Namun Agi tak mau berspekulasi soal penyebab sebelum ada hasil resmi kepolisian.
"Jenazah sudah selesai autopsi luar dan dalam siang ini, posisi jenazah sedang dimandikan dan persiapan berangkat dari Bantul kemungkinan sore ini," kata Agi kepada Liputan6.com saat dihubungi, Kamis (29/1).
Lokasi Pemakaman
Agi menuturkan, rencanannya almarhum akan dikebumikan di dekat kediaman. Pihak keluarga saat ini tengah menunggu kedatangannya di rumah duka.
"Kami sekeluarga saat ini menunggu kedatangan almarhum di Gunung Putri Bogor, rencananya akan dikebumikan di Pondok Pesantren YAPIDA Bogor," ujar Agi.
Sebagai informasi, selain luka pada tubuh sang ayah yang masih menjadi misteri saat ditemukan Rabu 28 Januari 2026, Agi menuturkan pihak keluarga sempat mendengar kabar duka bahwa sang ayah telah meninggal di hari Jumat pada 23 Januari 2026. Kendati hal itu ditepis oleh almarhum melalui pesan dari ponselnya yang mengatakan dia baik-baik saja.
"Tetapi saat dicoba untuk ditelepon (hari Jumat), nomor almarhum sudah tidak merespons lagi hingga Rabu kemarin kabar ditemukannya jenazah almarhum yang sudah ramai pemberitaannya di vlog YouTube, kami pun mengonfirmasi bahwa yang bersangkutan adalah keluarga kami," dia menandasi.