Minibus Angkut Rombongan Sekeluarga Terguling di Tanjakan Dekat Makam Soeharto, 1 Orang Tewas
Seorang penumpang meninggal di lokasi, 5 orang luka berat serta 20 penumpang lainnya mengalami luka ringan.
Sebuah minibus dengan nopol AD 7266 AF yang mengangkut 29 penumpang terguling di dekat parkiran C Astana Giribangun, makam keluarga Presiden ke-2 Soeharto, Senin (2/6) malam. Seorang penumpang meninggal di lokasi, 5 orang luka berat serta 20 penumpang lainnya mengalami luka ringan.
Informasi yang dihimpun merdeka.com dari kepolisian menyebutkan, minibus yang dikemudikan Supodo (60) tersebut mengangkut rombongan warga Girilayu, Kecamatan Matesih, Karanganyar. Rombongan dalam perjalanan pulang setelah membezuk tetangga yang sakit di Puskesmas Karangpandan.
"Jadi sekira pukul 19.00 WIB, minibus dari arah Matesih setelah bezuk orang sakit di Puskesmas Karangpandan selanjutnya perjalanan pulang menuju arah Dusun Bati Desa Girilayu. Setibanya di tanjakan melewati parkiran C Astana Giribangun minibus tersebut tidak kuat nanjak, mesin mati dan tidak dapat dikendalikan mengakibatkan minibus terguling," ujar Kapolsek Matesih AKP Purnomo.
Akibat kejadian tersebut, satu penumpang bernama Arjosiem (60) warga Bati, RT 5 RW 12 Desa Girilayu meninggal dunia di lokasi. Korban meninggal telah diantarkan ke rumah duka. Sementara korban luka lainnya tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Karanganyar dan RSUD DR Moewardi Solo.
Rombongan Satu Kampung
Ketua RW setempat, Sumarno Pronto menjelaskan bahwa rombongan minibus tersebut merupakan warga satu kampung yang baru saja pulang menjenguk salah satu warga yang dirawat di puskesmas Karangpandan.
"Minibus tersebut memang sering disewa oleh warga. Karena dimiliki oleh tetangga korban dan kerap melintas jalur yang sama," jelasnya.
Bupati Karanganyar Rober Christanto yang mendatangi RSUD Karanganyar untuk melihat kondisi para korban pun mengaku akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait. Utamanya untuk menambah rambu rambu di lokasi kejadian.
"Kami akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menambah rambu-rambu peringatan di lokasi-lokasi rawan kecelakaan. Termasuk di tanjakan Giribangun ini," katanya.