Menteri PU Buka Data: 31 Irigasi Kewenangan Pusat dan 13 Bendungan Nasional Terdampak Bencana Sumatra
Dari total tersebut, sudah 23 persen yang telah dilakukan rehabilitasi. Hal ini berdasarkan diskusi dengan Kementerian Pertanian (Kementan).
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyebut, ada 31 daerah irigasi kewenangan pusat yang terdampak akibat bencana banjir Aceh-Sumatra.
Hal ini disampaikan dalam rapat kerja bersama dengan Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (27/1).
"Untuk Sumber Daya Air, daerah irigasi yang terdampak ada sekitar 31 daerah irigasi kewenangan pusat terdampak dan tujuh daerah irigasi kewenangan daerah yang juga terdampak," kata Dody dalam rapat.
Dari total tersebut, sudah 23 persen yang telah dilakukan rehabilitasi. Hal ini berdasarkan diskusi dengan Kementerian Pertanian (Kementan).
"Dari total yang sudah kami rehabilitasi hingga hari ini ada sekitar sudah hampir 23 persen dan kami targetkan sesuai dengan diskusi dengan Kementerian Pertanian, irigasi-irigasi ke arah-arah sawah yang sudah mulai tanam dengan koordinasi Kementerian Pertanian akan kami prioritaskan dan hari ini sudah sekitar 23 persen yang sudah kami selesaikan irigasi," sebutnya.
Bendungan Terdampak
Selanjutnya, dalam rapat itu diungkapkan, ada 13 bendungan nasional serta 47 bendungan daerah yang turut terdampak akibat bencana tersebut.
"Progres kita memang masih sangat sedikit di bendung karena kami fokusnya itu ada di sungai, karena di beberapa tempat yang terdampak seperti Tapanuli Selatan dan Tamiang begitu masih hujan lagi, kemudian banjir lagi," ungkapnya.
"Jadi kami fokus melakukan normalisasi pada sungai-sungai tersebut dengan mengeruk, melakukan pengerukan," sambungnya.
Kemudian hasil pengerukan itu dijelaskannya dipakai sebagai tanggul sementara.
Target Oktober Rampung
"Tapi karena masih sangat panjang sungai-sungai yang terdampak, progres kami per-hari ini mungkin baru mencapai 52 persen. Tergetnya, by Oktober 2026, kami sudah bisa selesai menangani kurang lebih 77 sungai nasional yang terdampak dan 43 sungai daerah yang terdampak dan kami sudah mengusulkan untuk melakukan pembangunan beberapa Sabudam dan Cekdem di Aceh, Sumatra Barat dan Sumatra Utara," jelasnya.
Hujan Masih Potensi Mengguyur Wilayah Sumatra
Karena pihaknya melihat proses perusakan hulu yang masih sangat besar, sehingga mereka sudah mengidentifikasikan jika hujan masih sangat lebat di daerah Hulu baik Aceh, Sumatra Utara maupun Sumatra Barat.
"Maka, sendimen yang berupa pasir maupun kayu masih sangat mungkin turun ke daerah-daerah hilir, baik kami mengusulkan pembangunan beberapa Sabudam dan Cakdam yang kami targetkan selesai selambatnya di Oktober 2028," pungkasnya.